Realita tentang degradasi (kemerosotan) moral yang terjadi pada kaum wanita saat ini, memang, sudah sangat jauh sekali dari tatanan tamadun (beradab). Dengan cara menjadikan tubuh mereka sebagai tontonan gratis lewat pakaian yang ekstra ketat atau setengah telanjang (meninggikan rok dari lututnya, meruncingkan kerah belahan dada dan memperluas area pameran punggung). Semua itu mereka lakukan untuk menarik aset yang sebesar-besarnya, dengan mengesampingkan norma -norma yang ada di lingkungan masyarakat, tanpa pernah memikirkan dampak negatif dari perbuatannya itu.
Islam sebagai agama samawi yang terakhir, dari jauh-jauh hari telah memberikan rambu-rambu untuk menjaga kehormatan wanita, melalui seperangkat nash-nash shahih yang ada dalam al-Qur an dan Sunnah Rasulullah. Kedua pedoman tersebut mendidik wanita muslimah tentang bagaimana berperilaku, baik dalam hubungannya dengan Allah, keluarga dan masyarakat (orang lain), begitu juga dengan keperibadiannya sendiri. Siapapun yang meneliti dan mengamati nash-nash tersebut pasti akan kagum dan terkesima, karena hal-hal yang disampaikan mampu menjangkau seluruh aspek kehidupan wanita, mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar.
Sosok wanita yang berakhlak mulia (shalihah) merupakan hal yang sangat urgen bagi kehidupan umat manusia, karena wanita memiliki peran yang sangat besar dalam mendidik generasi penerus bangsa, mencetak para ilmuwan yang beriman, ekonom yang jujur, politisi yang bijak, pejabat dan pemimpin yang amanah. Disamping itu, peran mereka juga teramat penting dalam menanamkan akhlak yang mulia, mengokohkan nilai-nilai moral, menghiasi kehidupan dengan mahabbah (cinta), kasih sayang dan kedamaian.
***
Hanya wanita shalehah yang mampu dan siap membentuk kader umat dan bangsa yang ber-etika, disaat wanita-wanita lain diganduli oleh filsafat hedonisme, materialisme dan dijerat oleh pelbagai aktivitas jahiliyah yang sangat jauh dari hidayah Allah Swt.. Dialah wanita penerang disaat listrik dunia ini mati dipengaruhi faham-faham barat yang tidak bertanggungjawab. Penyejuk hati bagi jiwa-jiwa yang gelisah dan tak tahu tujuan hidup. Dialah wanita kekasih Allah Swt. yang selalu mendapatkan perlindungan-Nya dari tangan-tangan pria yang tak beradab. Dialah bidadari dunia yang diper-untukkan buat laki-laki shaleh. Dan Islam sangat membedakannya dengan wanita-wanita lain dari segala sisi.
Untuk memenuhi keingintahuan kita soal bagaimana wanita muslimah shalehah yang bersosok bidadari dunia, lewat buku Bidadari Dunia, Potret Ideal Wanita Muslim yang dikarang oleh pemuda yang berumur 22 tahun : Muhammad Syafi i al-Bantanie ini, kita akan mengetauhi ciri-ciri, sifat dan gaya kehidupannya.
Dengan kepiawaiannya, Muhammad Syafi i al-Bantanie mampu mengajak para muslimahshalehah untuk menjadi bidadari dunia, dengan cara mengawali langkah pertama dengan mengenal seperti apa sebenarnya bidadari yang hadir di dunia ini? Syafi i mengilustrasikan, bahwa bidadari dunia itu seperti mutiara yang tersimpan baik,karena selalu menjaga diri (iffah) dan kehormatannya. Jelita karena menghiasi pribadinya dengan akhlak mulia. Dan bermata jeli karena penglihatannya terpelihara dari hal-hal yang haram. Wanita seperti inilah yang disebut Rasulullah Saw.sebagai perhiasan terindah (hal. 2-14).
Setelah mengenal seperti apa bidadari dunia itu, buku ini juga menuntun para wanita muslimah untuk bisa juga menjadi bidadari dunia dengan mengenal karakteristik wanita muslimah shalihah yang berwujud bidadari. Diantaranya, selalu menjaga aurat. Wanita, sejatinya, selalu diidentikkan dengan bunga sebagai lambang keindahan. Dan tidak ada yang paling nikmat dari tubuh wanita, menurut pandangan nafsu, selain auratnya. Maka tak pelak lagi, jika Islam sebagai agama yang memuliakan wanita, mendidik wanita shalihah untuk selalu menjaga auratnya (hal. 15-81).
Kemudian, pengarang muda ini juga tak lupa menjelaskan apa peranan wanita shalihah di dunia ini? Di dalam buku ini Syafi i menjelaskan, bahwa salah satu peran wanita shalihah adalah sebagai pendidik utama. Karena dari tangan seorang ibu shalihah itu akan lahir penerus bangsa; akan lahir pemerilahara agama; akan lahir pemimpin yang adil dan bebas korupsi. Maka tak salah, jika Napoleon Bonaparte mengatakan, seorang ibu menggoyang ayunan dengan tangan kanannya dan dunia dengan tangan kirinya (hal. 82-92).
Pemaparan isi buku yang dikarang oleh pemuda yang dilahirkan tahun 1983 ini, tidak hanya sebuah teori saja namun sudah dibuktikan oleh beberapa muslimah yang sudah berubah menjadi bidadari dunia ,sehingga didalam buku ini juga ditampilkan cerita-cerita tentang para bidadari dunia yang telah berhasil. Diantaranya Gadis penjual susu. Gadis yang taat kepada Allah, yang tak ingin melakukan kecurangan dalam usahanya. Sekalipun pada saat itu, sudah menjadi kebiasaan para pedang melakukan kecurangan dengan mencampurkan air dalam susu tersebut, supaya kelihatan banyak dan mendapat untung lebih. Namun dirinya tetap berusaha untuk tetap adil.
Suatu hari khalifah Umar Bin Khattab sedang berkeliling kota Madinah untuk mengontrol kondisi rakyatnya, kemudian beliau melintas di depan rumah gadis tersebut dan mendengar pembicaraan gadis tersebut dengan ibunya. Ketika itu, ibu gadis tersebut menyarankan kepadanya untuk mencampurkan air di dalam susu perahannya supaya kelihatan banyak seperti para pedang lainnya. Namun gadis tersebut menjawab dengan sopan, Ibu, Amirul Mukmin melarang perbuatan tersebut . Tapi, Amirul Mukminin kan tidak melihat? jawab ibunya kembali. Dengan tenang gadis tersebut bertutur, Benar bu, Amirul mukminin tidak melihat, tapi Tuhannya amirul mukminin, Allah Swt. Maha Melihat apa yang dikerjakan hamba-Nya.
Setelah mendengar ketaatan wanita tersebut kepada Allah, Amirul mukmin pun bergegas pulang dan menceritakan perihal gadis tersebut kepada anak laki-lakinya, kemudian menyarankan anaknya untuk menikahi gadis tersebut. Sehingga dari keturunan gadis tersebut lahirlah Ummu Ashim, yang kemudian dinikahi Abdul Aziz Bin Marwan. Dari pernikahannya tersebut lahirlah Umar Bin Abdul Aziz, seorang pemimpin yang shalih (hal. 93-112).
Di akhir buku ini, juga akan diulas dengan beberapa renungan yang membuat air mata kita menetes tanpa kita sadari, karena begitu banyak dosa yang kita perbuat tanpa pernah sadar bahwa dosa itu telah membuat kita kufur nikmat (hal. 113-128).
Kehadiran buku ini sangat bermanfaat sekali bagi para muslimah, baik itu yang sudah menikah ataupun belum, begitu juga untuk para pria, yang pada gilirannya akan terbawa dalam komunitas ini. Artinya, buku ini juga berfungsi sebagai lampu sorot dalam mencari pendamping hidup yang bersosok bidadari dunia . Paling tidak, buku ini bisa dijadikan sebagai penuntun untuk mengkader putri-putri tersayang menjadi bidadari dunia sejak dini. Namun, buku ini tidak begitu banyak mengajarkan kiat-kiat ber-interakasi dengan putra-putri untuk menjadikan si buah hati sebagai potret anak sang bidadari dunia . Kekurangan yang sedikit ini tidak begitu mempengaruhi tujuan pengarang dalam menggambarkan sang bidadari dunia : Wanita Shalehah.
*Penulis adalah Mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Fakultas Syariah Islamiyah, Tk. III, dan Dewan redaksi buletin GENERASI Kairo, Mesir
Rabu, 05 Januari 2011
Dari ku, untuk ku....
Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi... coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku
Karena ibadahku masih pas-pasan
Kuraba dahiku
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku
Hmm.. masih lebih besar duniawiku
Ya Allah
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana
Ya Allah,
Ijikanlah...
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi... coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku
Karena ibadahku masih pas-pasan
Kuraba dahiku
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku
Hmm.. masih lebih besar duniawiku
Ya Allah
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana
Ya Allah,
Ijikanlah...
Selasa, 04 Januari 2011
Menjadi Bidadari Dunia-Akhirat
Keindahan surga tergambar pada QS Ali’Imran 14 :
Dijadikan indah bagi manusia kecintaan terhadap apa-apa yang diingini (syahwat) dari wanita-wanita, anak-anak dan harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. Dan, Allah, disisiNyalah sebaik-baik tempat kembali.
Wanita-wanita surga disebut sebagai bidadari. Yang terbagi dari dua yaitu bidadari yang Allah SWT ciptakan langsung sebagai bidadari (sudah ditempatkan di surga) dan wanita-wanita mukmin yang ada di bumi (yang kelak bila masuk surga menjadi bidadari).
Dalam buku Tamasya ke Surga, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah :
Bidadari-bidadari itu adalah wanita suci yang menyenangkan dipandang mata, menyejukkan dilihat dan menentramkan hati setiap pemiliknya. Rupanya cantik jelita, kulitnya mulus. Ia memiliki akhlak yang paling baik, perawan, kaya akan cinta dan umurnya sebaya.
Ar-Rahman 16 :
Di dalam surga itu terdapat bidadari-bidadari yang sopan menundukan pandangannya. Tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka. Tidak pula oleh jin.
Lalu, siapakah orang yang akan sangat beruntung mendapatkannya? Siapa lagi kalau bukan orang-orang yang syahid karena berjihad di jalan Allah, orang-orang yang tulus dan ikhlas membela agama Allah.
Ali’Imran 15 :
Katakanlah hai Muhammad : ‘Inginkah aku kabarkan kepada kalian apa yang lebih baik daripada yang demikian itu? Untuk orang-orang bertaqwa disisinya Rabbnya ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya. Dan istri-istri yang suci serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya’.
Ad-Dukhan 51-54 :
Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada di tempat yang aman. Di dalam taman-taman dan mata air-mata air. Mereka memakai sutera halus dan sutera tebal (duduk) berhadap-hadapan. Demikianlah dan Kami jodohkan mereka kepada bidadari-bidadari bermata jeli.
Seiring dengan datangnya Islam ke bumi sebagai Rahmatan lil’alamiin, turun juga bidadari-bidadari, dia berwujud manusia yang berhati lembut, menyenangkan dan menyejukkan bila dipandang mata serta menentramkan hati setiap pemiliknya. Dialah wanita sholehah yang menjaga kesucian dirinya.
Allah telah menetapkan beberapa wanita mulia sebagai penghuni surga & penghulu (pemimpin) para bidadari, mereka adalah:
Setiap wanita berpeluang menjadi bidadari baik di dunia terutama di akhirat kelak, ASALKAN :
Dialah bidadari bumi, dialah wanita sholehah yang keberadaan dirinya lebih baik dan berarti dari seluruh isi alam ini.
Ya Allah jadikanlah, ibu kami, kakak dan adik kami serta perempuan-perempuan di sekeliling kami menjadi bidadari di dunia dan akhirat, amiin..
Wallahu’alam bishshowab
Dijadikan indah bagi manusia kecintaan terhadap apa-apa yang diingini (syahwat) dari wanita-wanita, anak-anak dan harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. Dan, Allah, disisiNyalah sebaik-baik tempat kembali.
Wanita-wanita surga disebut sebagai bidadari. Yang terbagi dari dua yaitu bidadari yang Allah SWT ciptakan langsung sebagai bidadari (sudah ditempatkan di surga) dan wanita-wanita mukmin yang ada di bumi (yang kelak bila masuk surga menjadi bidadari).
Dalam buku Tamasya ke Surga, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah :
Bidadari-bidadari itu adalah wanita suci yang menyenangkan dipandang mata, menyejukkan dilihat dan menentramkan hati setiap pemiliknya. Rupanya cantik jelita, kulitnya mulus. Ia memiliki akhlak yang paling baik, perawan, kaya akan cinta dan umurnya sebaya.
Ar-Rahman 16 :
Di dalam surga itu terdapat bidadari-bidadari yang sopan menundukan pandangannya. Tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka. Tidak pula oleh jin.
Lalu, siapakah orang yang akan sangat beruntung mendapatkannya? Siapa lagi kalau bukan orang-orang yang syahid karena berjihad di jalan Allah, orang-orang yang tulus dan ikhlas membela agama Allah.
Ali’Imran 15 :
Katakanlah hai Muhammad : ‘Inginkah aku kabarkan kepada kalian apa yang lebih baik daripada yang demikian itu? Untuk orang-orang bertaqwa disisinya Rabbnya ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya. Dan istri-istri yang suci serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya’.
Ad-Dukhan 51-54 :
Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada di tempat yang aman. Di dalam taman-taman dan mata air-mata air. Mereka memakai sutera halus dan sutera tebal (duduk) berhadap-hadapan. Demikianlah dan Kami jodohkan mereka kepada bidadari-bidadari bermata jeli.
Seiring dengan datangnya Islam ke bumi sebagai Rahmatan lil’alamiin, turun juga bidadari-bidadari, dia berwujud manusia yang berhati lembut, menyenangkan dan menyejukkan bila dipandang mata serta menentramkan hati setiap pemiliknya. Dialah wanita sholehah yang menjaga kesucian dirinya.
Allah telah menetapkan beberapa wanita mulia sebagai penghuni surga & penghulu (pemimpin) para bidadari, mereka adalah:
- Asiyah
Sebagai istri Firaun (raja yang sangat zalim), ia mampu mempertahankan aqidah yang dibawa oleh Nabi Musa AS, ia tidak tergiur dengan harta, kemewahan, tahta & kekuasaan. Do’a yang selalu ia panjatkan :
" Ya Rabb-ku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga, dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.” (QS At-Tahriim 11)
Ia juga teguh memegang keyakinannya pada Allah semata walapun Fir’aun tak hentinya menyiksa. Sesaat sebelum syahid menjemput, ia tersenyum melihat malaikat-malaikat langit turun mendatanginya dan mengajaknya menuju rumah di sisi Rabbnya di surga.
- Maryam
Lahir dari keluarga pemuka agama Bani Israil, Maryam yang oleh orangtuanya diharapkan lahir laki-laki telah dinazarkan untuk diserahkan kepada Baitul Maqdis dan berkhidmat kepada agama Allah. Hidupnya dijalani dengan penghambaan yang utuh kepada Allah SWT. Ia tak pernah menyesali sesuatu yang tidak pernah dimiliki dan menerima dengan lapang hati taqdir Illahi.
- Khadijah
Wanita mulia yang penuh keikhlasan dalam mendermakan seluruh kekayaanya untuk dakwah Rasulullah SAW, demi tegaknya Islam. Begitu tinggi kedudukan beliau di sisi-Nya sampai-sampai sudah disiapkan untuknya sebuah istana dari permata nan sejuk & damai di surga.
‘...Ia beriman padaku ketika semua manusia ingkar. Ia membenarkanku ketika seluruh manusia mendustakan. Ia membantuku dengan hartanya ketika semua manusia menahan harta mereka....’ (HR Ahmad)
- Fatimah
Fatimah yang tumbuh dan berkembang dalam binaan langsung dari ayahanda Rasul yang baik, lemah lembut dan terpuji menjadikannya seorang gadis yang juga penuh kelembutan, berwibawa, mencintai kebaikan plus akhlak terpuji meneladani sang ayah. Rasulullah SAW pun menisbatkannya sebagai wanita penghulu surga.
Setiap wanita berpeluang menjadi bidadari baik di dunia terutama di akhirat kelak, ASALKAN :
- Ia adalah wanita yang paling taat kepada Allah. Ia senantiasa menyerahkan segala urusan hidupnya kepada hukum dan syariat Allah.
- Ia menjadikan Al-Quran dan Al-Hadis sebagai sumber hukum dalam mengatur seluruh aspek kehidupannya.
- Ibadahnya baik dan memiliki akhlak serta budi pekerti yang mulia. Tidak hobi berdusta, bergunjing dan riya.
- Berbuat baik dan berbakti kepada orang tuanya. Ia senantiasa mendoakan orang tuanya, menghormati mereka, menjaga dan melindungi keduanya.
- Ia taat kepada suaminya. Menjaga harta suaminya, mendidik anak-anaknya dengan kehidupan yang islami. Jika dilihat menyenangakan, bila dipandang menyejukkan, dan menentramkan bila berada didekatnya. Hati akan tenang bila meninggalkanya pergi. Ia melayani suaminya dengan baik, berhias hanya untuk suaminya, pandai membangkitkan dan memotifasi suaminya untuk berjuang membela agama Allah.
- Ia tidak bermewah-mewah dengan dunia, tawadhu, bersikap sederhana. Kesabarannya luar biasa atas janji-janji Allah, ia tidak berhenti belajar untuk bekal hidupnya.
- Ia bermanfaat dilingkungannya. Pengabdianya kepada masyarakat dan agama sangat besar. Ia menyeru manusia kepada Allah dengan kedua tangan dan lisannya yang lembut, hatinya yang bersih, akalnya yang cerdas dan dengan hartanya. "Dan dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah". (HR Muslim)
Dialah bidadari bumi, dialah wanita sholehah yang keberadaan dirinya lebih baik dan berarti dari seluruh isi alam ini.
Ya Allah jadikanlah, ibu kami, kakak dan adik kami serta perempuan-perempuan di sekeliling kami menjadi bidadari di dunia dan akhirat, amiin..
Wallahu’alam bishshowab
PUISI
BERSAMA MEMURNIKAN AKIDAH & AKHLAK MUSLIM
1: ILMU DAN MAKRIFAT
Wahai yang tidak aku kenali
ku panjat gunung yang tinggi
sangkaku Engkau berada di puncaknya
namun tidak ku temui Engkau di sana.
Lalu aku terjun dari puncak gunung
jika Engkau ada pasti Engkau tidak membiarkan daku.
Tangan Kudrat Iradat-Mu menyambar ku
aku terbang dengan sayap Rahmani-Mu
mengembara ke seluruh alam maya
namun tidak ku temui Engkau di dalam alam.
Hatiku mengatakan Engkau ada
lalu aku keluar daripada alam
dan aku terjun ke dalam hatiku.
Di sana aku temui kebodohanku
bodohnya aku menyangka akulah Aku
sedangkan Dia jualah Aku
dan aku tiada beserta Dia.
Bila aku tiada beserta Dia
tinggallah Dia sendirian
rindulah Dia kepada diriku
lalu Dia terjun ke dalam hatinya
di sana Dia berjumpa Aku
Aku menyambutnya dengan tersenyum.
Aku dan Dia
Dia dan Aku
bukan dua dan bukan Satu
satu masih berbentuk
masih berjarak titik atas dengan bawah
sedangkan Aku dan Dia
tiada antara
bukan juga titik yang halus
titik yang halus masih menempati ruang
sedangkan Aku dan Dia
tiada rupa tiada bentuk tiada ruang tiada zaman.
Aku adalah Dia
Dia adalah Aku
tiada beza antara Aku dan Dia
bila aku cuba mengenali Dia
aku tidak kenal lagi diriku
aku tidak kenal lagi diri Dia
bila dia cuba mengenali diriku
dia tidak kenal lagi dirinya
dia tidak kenal lagi diriku.
Tiada lagi kenyataan
tiada juga keghaiban.
Pengenalan sebenar adalah tidak kenal
pengetahuan sebenar adalah tidak tahu.
Aku adalah rahsia Dia
Dia adalah rahsia Aku
usah diganggu rahsia ini.
2: PENCARIAN
Paling aku tidak mengerti
bagaimana mahu menyeru-Mu
jika nama juga hijab
antara Engkau dengan aku.
Engkau esa
tiada hijab menemani Mu
mana mungkin Engkau terhijab.
Berapa banyak hati sudah hancur luluh
dalam merindui Mu
berapa banyak fikiran telah berkecai
dalam mencari Mu.
Engkau dekat
tetapi bila didekati Engkau menjauh
bila berhenti Engkau melambai
bila dikejar Engkau menjauh kembali.
Bila aku di tangga rumah Mu
Engkau menutup pintu
bila aku undur
Engkau membuka jendela
bila aku mengintai
Engkau melabuhkan langsir.
Dalam kepayahan ini
daku perlukan penawar
penawar itu ada pada tangan Mu
namun aku malu menghulurkan tanganku yang cemar
untuk disambut oleh tangan Mu yang suci.
Aku tidak tergamak meminta Engkau menjadi teman
kerana aku tidak pernah membuktikan kesetiaan sebagai sahabat
namun hatiku gila kepada Mu
tetapi aku malu memanggil Engkau kekasih
kerana aku tersangat hodoh dan hina.
Janganlah Engkau murka
lantaran si hodoh dan hina ini mengasihi Mu.
Wajahku yang hodoh dan hina
tidak layak Engkau tatapi
Wajah Mu yang cantik berseri
tidak layak aku tatapi
di atas tangga rumah Mu aku terlena
dengan harapan mataku tidak terbuka lagi
kerana aku tidak tahan merindui Mu.
Izinkan daku bermalam di tangga rumah Mu
dan memejam mataku di situ
agar apabila Engkau membuka pintu
Engkau memandang kepada ku
walaupun daku tidak memandang kepada Mu.
3: PENCARI
Daku terbang mencari Mu
lalu aku dipanah oleh pemanah
cederalah dadaku
adakah begini nasib si pencari Mu?
Jika Engkau bertanya apakah yang daku mahu
jawapanku hanya satu: Engkau, semata-mata Engkau.
Selamatkan daku dari anak panah
supaya aku terus kuat terbang kepada Mu.
Engkau Pemilik keteguhan
masukkan daku ke dalam benteng keteguhan Mu
agar daku menjadi teguh
tiada anak panah mencederakan daku.
Janganlah sesiapa menggangu daku
biarkan daku bersama yang ku kasih
sehingga Dia mengizinkan
daku menyertai kalian.
4: ILMU DAN MATLAMAT
Daku terbang dengan sayap Rahmani Mu
Menggalas ilmu di atas belakang
Agar daku tidak sesat di jalanan
Tapi ilmu ini amat membebankan daku
Hingga daku tidak terdaya terbang tinggi
Izinkan daku mencampakkan ilmu ke bumi
Biar sayap Rahmani Mu sendiri membawa ku pergi
Sesuka dan semahu Mu.
Engkau ciptakan daku hanya untuk Mu
Maksud dan tujuan ku hanyalah Engkau
Sampaikan daku kepada tujuan penciptaan dan matlamat ku.
5: DOSA, KEBAIKAN DAN YANG HAK
Aku kumpulkan sekalian dosa-dosa ku
yang menghimpit jiwaku
aku melihat seluruh dunia adalah dosa
izinkan daku
meletakkan segala dosa di bawah tapak kaki ku.
Aku hadapkan pandangan kepada kebaikan
bila daku melihat diriku yang baik
berdatangan diri-diri lain menghijab
izinkan daku
meletakkan segala kebaikan di bawah dosa-dosa.
Aku berhadapan dengan keinginan-keinginan
tanpa dosa jiwa belum tenang
keinginan-keinginan mengheret kepada kegelisahan
tidak sabar.
Wajah keinginan memperlihatkan ego diri
takutkan kesusahan dan kehinaan.
Keinginan adalah dosa sebenar
dosa-dosa lain adalah anak-anaknya
walaupun anak-anak dikuburkan
ibu akan terus melahirkan anak-anak baharu.
Bagaimana menghapuskan keinginan
bukankah ia adalah diriku sendiri.
Aku melihat kepada diriku
terasa kesamaran di sebalik diri yang berkeinginan
dalam kesamaran itu
wujud diri yang suci murni
tanpa keinginan.
Ia tidak dikurung oleh jasad
tiada ruang
tiada zaman.
Ia sentiasa damai dan tenteram
namun ia tidak diberi kesempatan
untuk memperlihatkan wajahnya.
Kuburkan diri yang berkeinginan!
begitulah ucapan Mu yang ku dengar.
Bila daku mendengar ucapan Mu
aku melihat diri ku berada di tengah-tengah
di antara Engkau dan diri yang berkeinginan
aku melihat
diri yang berkeinginan itu bukanlah diriku yang sejati
ia hanyalah bayang-bayang yang muncul
dari pancaran cahaya Mu kepadaku yang terhijab
mengapa kepada bayang penglihatan ku tertuju
sedangkan Engkau adalah cahaya
dan aku yang menerima cahaya
bayang adalah kegelapan
mengapa terpesona dengan kegelapan.
Engkau terangi daku dengan cahaya Mu
untuk ku kenali diriku
agar pengenalan itu membuatku melihat cahaya Mu
dan mengetahui bahawa cahaya Mu yang paling nyata
sedangkan aku dan lain-lainnya
adalah zarah-zarah yang terapung-apung
di dalam angkasa raya cahaya Mu.
Cahaya Mu yang tanpa warna tanpa rupa
adalah kebijaksanaan tanpa tara
dengannya segala menjadi nyata.
Sekalian wajah-wajah adalah cermin wajah Mu
cermin itu adalah keindahan
keindahan adalah bayangan wajah Mu
keindahan adalah rasa hati
bukan bentuk bukan rupa
apabila hati mesra di dalam keindahan Mu
itulah penatapan wajah Mu
bulat, leper, atau panjang
putih, kuning atau hijau
kelmarin, hari ini atau esok
semuanya tidak menjadi soal
pada hati yang melihat keindahan wajah Mu.
Hati itulah rahsia besar.
Pandanglah Tuhan tanpa menggunakan mata
Dia tidak pernah bersembunyi
dengarlah ucapan tanpa menggunakan telinga
Dia tidak pernah berhenti berkata-kata.
6: KERAGUAN
Engkau ajukan pertanyaan:
mengapa fikiranmu bersimpang siur
mengapa dukacita tidak terlepas daripadamu.
Wahai Pelindung diriku
apabila aku mendatangi Mu dengan diriku
aku kecundang
fikiranku tidak bisa menjurus
jiwaku tidak bias tenang
keraguan tidak terpisah dari diriku.
Pengalaman ini membuatku mengerti
mengenali Mu bukanlah dengan diriku
pengenalan Mu adalah dengan Diri Mu.
Cahaya Mu yang menyatukan segala fikiran
cahaya Mu yang membakar segala kerisauan.
Daku bukakan hatiku sambil memohon:
wahai ar-Rahman!
penuhilah hatiku dengan cahaya Mu
tanpa cahaya Mu mana mungkin daku melihat Mu.
7: RAHSIA
Bagaimana hendak ku serahkan
zat rahsiaku kepada-Mu?
ini adalah persoalan besar.
Engkau ucapkan:
katakanlah: Roh adalah urusan Tuhanku.
Rahsia adalah rahsia
mana boleh diterka
hanya daku perlu meyakini
ia adalah urusan Tuhanku
mengapa aku cuba memikul urusan Tuhan
serahkan hak Tuhan kepada Tuhan..
Wahai Tuhanku
Engkau mengetahui zat rahsiaku
daku sendiri tidak mengetahuinya
tanpa pengetahuanku tentangnya
daku serahkannya kepada Mu
terimalah, terimalah, terimalah
daku tidak hairan
bagaimana Engkau menerima zat rahsiaku
kerana Engkau yang paling rahsia
Pemilik segala rahsia.
8: PENYERAHAN
Engkau berdiri dengan sendiri
Engkau mutlak
tiada yang lain mampu mempengaruhi-Mu.
Engkau Maha Perkasa
Engkau kembangkan payung keperkasaan-Mu
melindungi yang lemah dan tidak berdaya
akulah yang lemah dan tidak berdaya itu
di bawah paying keperkasaan-Mu daku bernaung
Engkau sekali-kali tidak akan menolak
para hamba yang menyerah diri kepada-Mu.
Alangkah mudahnya
bila segala sesuatu diserahkan kepada-Mu
dan yakin Engkau menerimanya
Engkau tidak pernah letih atau lalai
tidak mengantuk tidak tidur
tidak bosan menguruskan hal hamba-hamba-Mu.
Wahai Pelindung diriku
penyerahan adalah kelapangan
penyerahan adalah kedamaian
penyerahan adalah Kesejahteraan.
Wahai Pelindung diriku
penuhilah hatiku dengan yakin
agar sekaliannya kembali kepada-Mu
tanpa sebarang sisa pada diriku.
Engkau gemar mendengar tutur-kata hamba-hamba-Mu
Engkau tidak jemu mendengar daku membebel
tiap ucapanku Engkau jawab
dengan kelembutan-Mu
wahai al-Latiff
kami para hamba sangat Engkau manjai
dengan kemaha-lembutan-Mu.
9: ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Mereka berkata alam menjadi dalil wujud Allah
aku pandang pada alam
Allah tidak kelihatan
mana mungkin ada kekuatan alam
mempamer wujud Tuhan
bukankah Allah tidak memerlukan alam
Dia yang zahir dan Dia yang batin
Dia yang awal dan Dia yang akhir.
Aku pandang ke dalam hatiku
zat rahsiaku diterangi Rahsia Ilahi
kemudian akau pandang kepada alam
baharu aku melihat Cahaya-Nya meliputi alam
aku pandang lagi kepada alam
cahaya-Nya kembali terhijab dari pandangan
lalu aku pindahkan alam ke dalam hatiku
aku kembali melihat Cahaya Ilahi meliputi alam.
Cahaya-Nya hanya boleh dipandang oleh zat rahsiaku
apabila aku menyatu dengan zat rahsiaku
tanpa takwil tanpa hujah tanpa terka
tanpa ulasan tanpa kupasan tanpa huraian
hanya yakin dan larut di dalam keyakinan
bahawa aku tidak terpisah daripada zat rahsiaku
baharu dapat aku saksikan Cahaya-Nya
tanpa rupa tanpa warna
hanya jelira di dalam yakin
sesungguhnya Cahaya Engkau yang aku pandang.
Apa jua yang nyata
bila aku halakan pandangan ke sana
daku tidak melihat wujud di situ
hinggalah akau halakan pandangan ke dalam hati
baharulah aku melihat wujud menyertainya.
10: PENGLIHATAN
Daku menyaksikan Engkau jualah yang berbuat segala-galanya
Engkau hadir dalam terang dan menyamar
Sering daku terpedaya oleh penyamaran-Mu.
Daku panjatkan doa
Angkatkan tabir hijab
Agar daku sentiasa melihat-Mu
Tatkala Engkau hadir dalam nyata atau menyamar
Tetapkan penglihatanku kepada-Mu
Ambillah pandangan majazi ini
Kurniakan daku Cahaya Mu sebagai penglihatan
Agar tidak ada yang daku pandang
Melainkan Engkau jua yang kelihatan.
11: NAFSU
Engkau ciptakan Firaun, Haman dan Qarun
Mereka adalah sebesar-besar penderhaka terhadap-Mu
Namun Engkau kurniakan dunia seluruhnya kepada mereka
Itulah tandanya
Dunia ini tidak melebihi sebelah sayap nyamuk pada sisi-Mu
Tapi nafsu kami masih juga terliur
Melihat keagungan Firaun, kepintaran Haman dan kekayaan Qarun
Nafsu kami masih inginkan
Sayap nyamuk yang sebelah itu.
Nafsu sangat sabar menyembunyikan laparnya
Sesekali ia menghantar isyarat
Jika Engkau menjawab ia akan bangun
Di kala itu Engkau akan tertawan.
Nafsu umpama sebuah kenderaan
Enjinnya ialah tamak
Rodanya ialah dengki dan khianat
Seteringnya ialah tipudaya
Bila kenderaan ini berjalan
Ia meninggalkan asap kotor di belakang
Tetapi si pemandu asyik memandang ke hadapan
Tidak pernah melihat pencemaran yang ditinggalkan.
Nafsu adalah sebahagian daripada dirimu
Ia boleh diam dan tidur tetapi tidak berputus asa
Perlulah engkau sentiasa berwaspada.
12:ASYIK
Bila kerinduan terhadap-Mu menguasai hati
Sirnalah segala yang maujud
Tiada lagi yang dapat memberi kepuasan.
13: SELAWAT DAN SALAM
Burung-burung terbang di udara tidak jatuh
Itulah Selawat dan salam-Mu ke atas Muhammad s.a.w
Perahu-perahu terapung dipermukaan laut tidak tenggelam
Itulah Selawat dan salam-Mu ke atas Muhammad s.a.w
Hujan membasahi bumi suburlah tumbuh-tumbuhan
Itulah Selawat dan salam-Mu ke atas Muhammad s.a.w
Matahari menyinarkan cahayanya segarlah segala penghidupan
Itulah Selawat dan salam-Mu ke atas Muhammad s.a.w.
Engkau sentiasa berselawat dan salam
Ke atas kekasih-Mu, Muhamamd s.a.w
Wahai Saidina Muhammad s.a.w
Pada tanganmu jua terdapat cangkir air penghidupan
Air yang membasahi tengkuk yang dahagakan kasih Ilahi.
14: UJIAN
Ada yang mengatakan ujian adalah kesusahan pada tubuh badan
kesusahan pada jiwa
apa untungnya Allah menyusahkan jasad dan jiwa
bukankah ia tidak menambahkan keagungan dan kemuliaan-Nya
apalagi Dia Maha Mengasihani Maha Sopan-santun.
Pandanglah ujian dengan hatimu
ujian adalah perbuatan Tuhanmu
bukan untuk menghancurkan tetapi untuk meneguhkanmu
bila kamu memperolehi keteguhan baharu kamu menjadi pilihan
bila sudah lulus dan dipilih
Dia bangga memperkenalkan kamu kepada makhluk-Nya
keteguhan kamu melintasi ujian
menjadi dalil pilihan-Nya adalah tepat
inilah keadilan-Nya.
Ujian ditujukan kepada rohani bukan kepada jasad atau jiwa
tujuannya untuk mengukur tauhid
bukan sekadar untuk kesabaran
apakah nilai sabar tanpa tauhid
bukankah sabar juga bersama si kafir.
Ujian yang diterima dengan iman meneguhkan tauhid
menambahkan kekuatan pandangan hati
tidak berkelip memandang kepada Tuhan
sehingga kepedihan ujian menjadi kemanisan.
Ujian adalah pentas sandiwara
mempamerkan kebijaksanaan Tuan Pengarah
bila engkau diberi watak menderita
hingga berjaya membuat penonton menangis
ketahuilah
engkau adalah pelakun penting
diasuh untuk menjadi bintang
bakal menerima ganjaran lumayan.
Apabila engkau menjadi pelakun
apa bezanya watak gembira dengan watak duka
skrip di tangan Tuan Pengarah.
15: AKU DAN DIRIKU
Diriku telah hilang
ghaib di dalam gua yang dalam
gelap gulita
puasku mencarinya
namun tidak ku temui
sesekali gelibatnya melintasi di hadapan ku
bila aku cuba memegang dia kembali menghalang.
Wahai Yang Maha Melihat
lihatlah betapa kasih aku kepada diriku
bila Engkau memisahkan daku daripadanya
masih juga daku mencari-carinya.
Maulaya, Wahai Pelindung diriku
selamatkan daku daripada fitnah diriku sendiri
janganlah Engkau lepaskan daku kepada sesuatu selain-Mu
walau sekelip mata jua
ikatkan daku dengan rantai ubudiah
sepanjang hayatku
agar Engkau sentiasa esa
tiada sesuatu menggangu keesaan-Mu.
16: AKU DAN MAKHLUK
Bila makhluk bertanya
siapakah yang paling mulia
aku menjawab:
akulah yang paling mulia
aku sangat berbangga kerana
Allah adalah Tuhanku
Muhammad s.a.w adalah penghuluku
ini sudah cukup membuatku berasa kaya dan mulia.
Bila Engkau bertanya
maka aku menjawab:
aku adalah yang paling hina, daif dan jahil
inilah hamba yang faqir.
Janganlah Engkau murka
lantaran daku berbangga di hadapan makhluk-Mu
bila mereka berbangga dengan pangkat, harta dan keturunan
izinkan daku berbangga sebagai hamba-Mu.
Senin, 03 Januari 2011
Untuk kekasih saya tercinta, ALLAH SWT…
Untuk kekasih saya tercinta, ALLAH SWT…
Ya ALLAH, tahukah Engkau bahwa malam ini saya sangat merindukanMu… sangat ingin berbicara denganMu, sangat ingin berdua saja denganMu, sangat ingin Engkau mendengarkan apa saja yang saya alami dibumi milikMu, sangat ingin dimanjakan olehMu, sangat ingin disayangi dengan segenap kasih sayangMu, tidak ada jarak diantara kita, sangat ingin Engkau memaafkan segala kesalahan saya dimasa masa yang lalu agar kita bisa bersama hingga ujung napas saya, bahkan setelah napas saya berpisah dari raga saya ini…
Ya ALLAH tahukah Engkau bahwa namaMu selalu saya sebut disetiap langkah saya… bahwa namaMu adalah nama terindah yang pernah saya kenal, bahwa dengan menyebut namaMu hati saya akan kembali tenang, bahwa namaMu mampu membuat segumpal daging merah bernama hati didalam jiwa saya bergetar, bahwa namaMu begitu indah bukan hanya ditelinga saya, tapi diseluruh darah yang mengalir sempurna didalam raga saya bahkan berdetak sempurna bak rentakan rampak gendang dijantung hati saya… :)
Ya ALLAH saya ingin Engkau tahu bahwa sangat mencintaiMu melebihi apapun yang disinari oleh matahariMu, sayang ingin Engkau tahu bahwa cinta saya ini membuat saya ingin terus memperbaiki diri agar Engkau tahu bahwa semua yang saya lakukan adalah untuk memperoleh cintaMu karena saya tahu bahwa saya tidak bertepuk sebelah tangan atas cinta ini…
Ya ALLAH kehadiranMu selalu ada dalam setiap helaan napas saya, tak sehelapun tanpa kehadiranMu, Engkaulah pelepas dahaga jiwa saya, Engkaulah penghapus rasa lapar jiwa saya, penyejuk mata, cahaya akal, pengharum batin, Engkaulah penawar racun didalam raga hamba… You are my everything, You are the step I made, You are my daily sunshine :)
Ya ALLAH jangan tinggalkan saya, jangan jauhi saya jika saya salah, … tak ada yang lebih baik dari yang saya miliki kecuali Engkau, tak ada cinta yang lain, tak akan saya mencintai apapun diduniaMu yang akan membuat Engkau cemburu dan marah lalu meninggalkan saya, TAK AKAN saya berselingkuh dengan Tuhan lain selain Engkau, tak akan ada cinta yang lain wahai ALLAH :)
Ya ALLAH inilah saya yang mencintaiMu melebihi apapun … jangan tinggalkan saya :)
Wahai ALLAH tercinta, yang tiada TUHAN selain Engkau … saya janji nanti saya akan kirimi lagi Engkau surat cinta saya yang lain ya ALLAH, saya tahu bahwa Engkau tidak pernah lelah menanti cinta saya … menunggu surat cinta saya yang lain, I LOVE YOU wahai ALLAH :)
Ketahuilah wahai ALLAH bahwa surat cintaMu yang terlukis indah dalam kitab suciMu Al Quran selalu saya baca untuk melepas kerinduan yang membuncah didalam jiwa saya … saya sangat sangat merindukanMU.
Ya ALLAH, tahukah Engkau bahwa malam ini saya sangat merindukanMu… sangat ingin berbicara denganMu, sangat ingin berdua saja denganMu, sangat ingin Engkau mendengarkan apa saja yang saya alami dibumi milikMu, sangat ingin dimanjakan olehMu, sangat ingin disayangi dengan segenap kasih sayangMu, tidak ada jarak diantara kita, sangat ingin Engkau memaafkan segala kesalahan saya dimasa masa yang lalu agar kita bisa bersama hingga ujung napas saya, bahkan setelah napas saya berpisah dari raga saya ini…
Ya ALLAH tahukah Engkau bahwa namaMu selalu saya sebut disetiap langkah saya… bahwa namaMu adalah nama terindah yang pernah saya kenal, bahwa dengan menyebut namaMu hati saya akan kembali tenang, bahwa namaMu mampu membuat segumpal daging merah bernama hati didalam jiwa saya bergetar, bahwa namaMu begitu indah bukan hanya ditelinga saya, tapi diseluruh darah yang mengalir sempurna didalam raga saya bahkan berdetak sempurna bak rentakan rampak gendang dijantung hati saya… :)
Ya ALLAH saya ingin Engkau tahu bahwa sangat mencintaiMu melebihi apapun yang disinari oleh matahariMu, sayang ingin Engkau tahu bahwa cinta saya ini membuat saya ingin terus memperbaiki diri agar Engkau tahu bahwa semua yang saya lakukan adalah untuk memperoleh cintaMu karena saya tahu bahwa saya tidak bertepuk sebelah tangan atas cinta ini…
Ya ALLAH kehadiranMu selalu ada dalam setiap helaan napas saya, tak sehelapun tanpa kehadiranMu, Engkaulah pelepas dahaga jiwa saya, Engkaulah penghapus rasa lapar jiwa saya, penyejuk mata, cahaya akal, pengharum batin, Engkaulah penawar racun didalam raga hamba… You are my everything, You are the step I made, You are my daily sunshine :)
Ya ALLAH jangan tinggalkan saya, jangan jauhi saya jika saya salah, … tak ada yang lebih baik dari yang saya miliki kecuali Engkau, tak ada cinta yang lain, tak akan saya mencintai apapun diduniaMu yang akan membuat Engkau cemburu dan marah lalu meninggalkan saya, TAK AKAN saya berselingkuh dengan Tuhan lain selain Engkau, tak akan ada cinta yang lain wahai ALLAH :)
Ya ALLAH inilah saya yang mencintaiMu melebihi apapun … jangan tinggalkan saya :)
Wahai ALLAH tercinta, yang tiada TUHAN selain Engkau … saya janji nanti saya akan kirimi lagi Engkau surat cinta saya yang lain ya ALLAH, saya tahu bahwa Engkau tidak pernah lelah menanti cinta saya … menunggu surat cinta saya yang lain, I LOVE YOU wahai ALLAH :)
Ketahuilah wahai ALLAH bahwa surat cintaMu yang terlukis indah dalam kitab suciMu Al Quran selalu saya baca untuk melepas kerinduan yang membuncah didalam jiwa saya … saya sangat sangat merindukanMU.
Ayat - Ayat Cinta.....
Kekasih………….!
Maafkan aku yang selalu menghianatiMu……,
Padahal aku telah berjanji dihadapanMu, bahwa aku akan selalu setia, mengorbankan jiwa raga dan harta ini hanya untukMU. Dan saat itu pula Engkau menjanjikan dengan pasti akan memberiku kebahagiaan hakeki. Hingga aku bergembira dengan perjanjian itu (Qs 9:111).
Kekasih…………..!
Saat itu pula siang malam yang ada dalam ingatanku hanya diriMU. Ketika aku berdiri, duduk, berbaring hanya namaMu-lah yang senantiasa aku sebut (Qs 3 :190-191).
Namun Kekasih………!
Kini aku terperdaya oleh cumbu rayu semu dan kemilau kekasih-kekasih fatamorgana. Padahal dalam SuratMu Engkau telah menyatakan, agar aku tidak terpesona oleh percintaan orang lain. Itu hanyalah percintaan sesaat, dan mereka akan mendapat kesengsaraan selamanya (Qs 3 : 196-197).
Wahai Kekasih…….!
Maafkanlah segala kesalahan dan kekhilafanku padaMU.Janganlah Engkau campakkan aku di hari H, saat aku bertemu denganMu dan di hari saat Engkau pula bertemu dengan kekasih-kekasihMu (Qs 3 : 194).
Maafkan aku yang selalu menghianatiMu……,
Padahal aku telah berjanji dihadapanMu, bahwa aku akan selalu setia, mengorbankan jiwa raga dan harta ini hanya untukMU. Dan saat itu pula Engkau menjanjikan dengan pasti akan memberiku kebahagiaan hakeki. Hingga aku bergembira dengan perjanjian itu (Qs 9:111).
Kekasih…………..!
Saat itu pula siang malam yang ada dalam ingatanku hanya diriMU. Ketika aku berdiri, duduk, berbaring hanya namaMu-lah yang senantiasa aku sebut (Qs 3 :190-191).
Namun Kekasih………!
Kini aku terperdaya oleh cumbu rayu semu dan kemilau kekasih-kekasih fatamorgana. Padahal dalam SuratMu Engkau telah menyatakan, agar aku tidak terpesona oleh percintaan orang lain. Itu hanyalah percintaan sesaat, dan mereka akan mendapat kesengsaraan selamanya (Qs 3 : 196-197).
Wahai Kekasih…….!
Maafkanlah segala kesalahan dan kekhilafanku padaMU.Janganlah Engkau campakkan aku di hari H, saat aku bertemu denganMu dan di hari saat Engkau pula bertemu dengan kekasih-kekasihMu (Qs 3 : 194).
Surat cinta untuk saudara/iku
Assalamu’alaikum
Kaifa haluka ya akhi ya ukhti…??
Tanpa mengurangi rasa hormat, cinta, dan kasih sayangku kepada kalian semua karena ALLAH ta’ ala, berikut ku kutipkan beberapa syair dari seorang ulama besar, Syaikhul islam,Pujangga, penyair dan sastrawan muslim Terbesar di abad pertengahan.Ibnu Hazm El Andalusy. Semoga bermanfaat.
Syair pertama :
Di hari perhitungan , pelaku dosa kan tahu semua
Betapa keliru jalan yang selama ini ditempuhnya
Yang sudah meraih cinta dan kasih sayang-Nya
Bila berteman mereka ia akan menjadi hina
Ia akan dimusuhi Allah , dan neraka tempatnya
Bersyukurlah pada Allah atas kebesaran-Nya
Ia begitu dekat,lebih dekat dari urat leher kita
Ia Pemberi Rezeki seluruh penghuni semesta
Baik orang Badui maupun Arab tak ada bedanya
Ia hamparkan bumi,langit,udara,laut,hujan juga
Demi kebaikan kita, janganlah kaubangkangi Ia
Sungguh,semua orang kan tanggung amalannya.
Dunia ini pinjaman yang harus kau kembalikan
Pesonanya sesaat,fana dan hanya fatamorgana
Yang berakal tak kan terkecoh kilau kemilaunya
Karena ia tahu ada kehidupan abadi di sana
Orang beriman tak betah di negeri persinggahan
Karna,negeri persinggahan bukanlah tujuan
Dunia tak terpikir,akhiratlah yang jadi pikiran
Demi kemenangan sejati,orang beriman menyiapkan
Demi lindungi diri azab negeri keabadian
Celakalah para pamuja hawa nafsu belaka
Selamanya di neraka tak padam apinya
Nafsu ajak kita celaka dan jauh dari Ridha-Nya
Ia tawarkan nikmat sesaat yang datangkan azab di sana
Ia dorong pada bencana,jauhkan kita dari jalan mulia
Wahai para pemuja nafsu belaka
Bagimu Allah sediakan neraka yang tak padam apinya
Jangankan korbankan yang abadi demi yang fana
Ketahuilah! Kebenaran telah jauh kau tinggalkan
Ketahuilah! Kesesatan telah kau kerjakan
Kau jauh melenceng dari jalan yang terang
Jalan gelap, penuh onak dan duri mematikan
Dan ketika dosa-dosamu diperhitungkan
Kau begitu menyesal tak karu-karuan
Wahai yang berlumur kegelapan
Segera gapai ridha Tuhan, jauhi kemaksiatan
Kebenaran telah nyata dan kau hanya bermain-main
Kau diperdaya dunia yang timpakan keburukan
Umat terdahulu terpedaya nafsu dan hancur berantakan
Itulah bukti bagimu hai yang berakal pikiran
Lihatlah! Mereka dilumat amarah alam
Diterjang badai yang memorak-porandakan
Lihatlah ! Mereka terkapar sebelum akui kesalahan
Pemilik ‘Arasy memanggilnya sebelum pertobatan
Jika dunia sebagai tujuanmu,tipu kan kau genggam
Wahai yang terlena dalam kenikmatan semu
Kulihat kehancuran kehinaan mengintaimu
Ingatlah kau dengan hari pembalasan
Tak ada yang bisa disembunyikan
Semua perbuatan akan memperoleh ganjaran
Sadarlah! Mumpung masih ada kesempatan
Mumpung liang lahat yang sempit belum datang
Terangi makammu dengan kebaikan
Ketika bintang dikumpulkan , amal diperlihatkan
Ketika surga didekatkam, dan neraka dinyalakan
Ketika matahari digulung dan bintang dihancurkan
Ketika putaran jagad raya dihentikan
Ketika gunung bertabrakan, bumi dijungkirbalikkan
Ketika pemilik ‘Arasy telah meluluhlantakkan
Ketika itu hanya ada dua tempat kembalian
Surga bergelimang kenikmatan
Atau neraka penuh siksaan membinasakan
Di hadapan Tuhan
Tak ada yang bisa disembunyikan
Dan tak ada yang luput dari perhitungan
Di hari pembalasan, si pendosa sesali perbuatan
Seluruh catatan amal besar dan kecil diperlihatkan
Seluruh ruh dikembalikan,seluruh amal diputuskan
Ke surga penuh nikmat, atau neraka penuh siksaan
Dan para pemuja dunia tak pernah memperkirakan
Ada kehidupan yang abadi setelah kematian
Dunia serupa seorang ibu yang durhaka
Ia berikan hina, nestapa, hancur dan binasa
Sebaik pengabdian adalah menentangnya
Ambillah dari dunia sebatas saja
Jangan kau terlena dan menjadi buta
Jangan kau tertipu oleh kemilaunya
Karma kilaunya hanyalah fatamorgana
Duhai kawan tercinta
Ingatlah !Dia yang menaungi bumi dengan langit-Nya
Ingatlah ! Semua ada dalam genggaman ilmu-Nya
Dia cipta semesta raya berikut aturan yang ada
Siang dan malam bergilir atas kekuasaan-Nya
Dia turunkan hujan lalu tumbuhlah bebijian
Dia tumbuhkan bunga dengan aneka warna
Dia sebarkan aneka aroma dan keindahan
Dia jadikan pepohonan hijau menyejukkan
Dia ciptakan air sebagai sumber kehidupan
Dia terbitkan matahari penuh cahaya
Terang di pagi hari, menguning bila petang menyapa</span>
Duhai,semua itu kembali kepada-Nya
Semua adalah milik-Nya dan tunduk kepada-Nya
Dia tunjukkan bukti-bukti kekuasaan-Nya
Lewat para nabi dan rasul utusan-Nya
Lihatlah kekuasaan-kekuasaan-Nya
Ditangan nabi Saleh yang mulia
Dari batu muncul seekor unta betina
Mereka lihat wujudnya dan dengar suaranya
Ada yang percaya dan tak sedikit mengingkarinya
Ditangan nabi Musa yang mulia
Laut terbelah dengan sangat mudahnya
Menjadi jalan keselamatan menuju seberang sana
Ibrahim kekasih-Nya selamat dari api yang membara
Api yang merah panas menyala, dirasanya dingin saja
Nabi Nuh dan seluruh pengikut setianya
Selamat dari amukan banding dan topan luar biasa
Kepada Daud, dia tundukkan jin dan manusia
Semua orang dan binatang tunduk dalam kerajaannya
Semua bahasa ia bisa, bahasa burungpun dikuasainya
Dia utamakan umat Muhammad dengan Qur’an mulia
Ditempatkan semuanya dipenjuru dunia
Ditangan Muhammad purnama terbelah dua
Tapi Al Qur’an adalah mukjizat terbesarnya
Yang selalu terjaga kesucian dan kemurniannya
Dia selamatkan kita dari kekufuran nista
Jika tidak,kita niscaya sudah binasa sejak lama
Maka, ayo kita hilangkan kedunguan kita
Agar selamat dari api neraka yang apinya terus menyala
Syair kedua
Duhai teman!
Hindari dirimu dari permainan dan kesia-siaan
Jaga kesucianmu dalam cinta dan kasih saying
Kenikmatan sesaat jangan kau jadikan tujuan
Keindahan semu jangan kau damba-dambakan
Saatnya kini, kita bangkit dan sadarkan diri
Bersihkan dari segala penyakit karat dari hati
Jua segala cacat dan maksiat yang bikin lalai
Takutlah dihari, yang tak ada yang luput dari Ilahi
Duhai jiwa!
Ayo bangkit dan siapkan dirimu tuk hari depan
Hindari nafsu yang membuatmu lupa daratan
Ayo bergegas menuju keselamatan
Ayo berjuang, berjuang, dan berjuang
Agar kau selamat dari azab yang membinasakan
Raih kemenangan hakiki di negeri keabadian
Selamatkan dirimu dari api yang menyengsarakan
Duhai kau!
Yang suka bermain-main didunia ini
Ingat! Kehidupan dunia tak kan abadi
Tak cukupkah bagimu sebuah wejangan
Hingga kauhabiskan waktumu dalam permainan
Tak ada yang abadi dalam kenikmatan dunia
Semua kan sirna bila waktunya tiba
Yang mengenal-Nya, ia tahu keagungan-Nya
Berbeda negeri abadi dengan negeri fana
Berbeda takwa hakiki dengan takwa pura-pura
Si fasik berbeda dengan yang takwa
Si jujur berbeda dengan pembohong setia
Sungguh, Allah telah perintahkan kita
Taat pada-Nya jauhi hawa nafsu Durjana
Meski tak ada siksa api neraka bagi pendosa
Meski kita tak ada perintah ibadah pada-Nya
Kita harus tetap taat patuh pada-Nya
Sejarah dan zaman ajari kita
Bagaimana akibat berbuat nista
Yang habiskan waktu demi dunia
Di akhirat kelak,kan dapat susah belaka
Yang petik keindahan bunga dunia saja
Kelak hanya akan memetik sengsara
Yang mengumbar nafsu birahi
Kelak kan takut setengah mati
Pencari kenikmatan syahwat sesaat
Sesungguhnya hancurkan diri sekarat
Amboi,banyak nian orang hancurkan diri
Dengan gelimang dosa dan kemalasan sejati
Bagaimana bisa seperti ini
Padahal dulu ia dikenal lurus,jauh dari api
Sesungguhnya semua itu merupakan ibrah ( pelajaran ) bagi orang-orang yang berakal.Semuanya merupakan nasehat yang baik lagi bijak untuk menjaga lagi memperbaiki diri. Mari kita berdo’a kepada Allah, semoga kita tidak binasa dalam hina, tidak mendapat siksa yang pedihnya luar biasa, dan dijauhkan dari segala marabahaya dan kematian yang sia-sia. Aamiin ya Rabb.
Wassalamu’alaykum
Kaifa haluka ya akhi ya ukhti…??
Tanpa mengurangi rasa hormat, cinta, dan kasih sayangku kepada kalian semua karena ALLAH ta’ ala, berikut ku kutipkan beberapa syair dari seorang ulama besar, Syaikhul islam,Pujangga, penyair dan sastrawan muslim Terbesar di abad pertengahan.Ibnu Hazm El Andalusy. Semoga bermanfaat.
Syair pertama :
Di hari perhitungan , pelaku dosa kan tahu semua
Betapa keliru jalan yang selama ini ditempuhnya
Yang sudah meraih cinta dan kasih sayang-Nya
Bila berteman mereka ia akan menjadi hina
Ia akan dimusuhi Allah , dan neraka tempatnya
Bersyukurlah pada Allah atas kebesaran-Nya
Ia begitu dekat,lebih dekat dari urat leher kita
Ia Pemberi Rezeki seluruh penghuni semesta
Baik orang Badui maupun Arab tak ada bedanya
Ia hamparkan bumi,langit,udara,laut,hujan juga
Demi kebaikan kita, janganlah kaubangkangi Ia
Sungguh,semua orang kan tanggung amalannya.
Dunia ini pinjaman yang harus kau kembalikan
Pesonanya sesaat,fana dan hanya fatamorgana
Yang berakal tak kan terkecoh kilau kemilaunya
Karena ia tahu ada kehidupan abadi di sana
Orang beriman tak betah di negeri persinggahan
Karna,negeri persinggahan bukanlah tujuan
Dunia tak terpikir,akhiratlah yang jadi pikiran
Demi kemenangan sejati,orang beriman menyiapkan
Demi lindungi diri azab negeri keabadian
Celakalah para pamuja hawa nafsu belaka
Selamanya di neraka tak padam apinya
Nafsu ajak kita celaka dan jauh dari Ridha-Nya
Ia tawarkan nikmat sesaat yang datangkan azab di sana
Ia dorong pada bencana,jauhkan kita dari jalan mulia
Wahai para pemuja nafsu belaka
Bagimu Allah sediakan neraka yang tak padam apinya
Jangankan korbankan yang abadi demi yang fana
Ketahuilah! Kebenaran telah jauh kau tinggalkan
Ketahuilah! Kesesatan telah kau kerjakan
Kau jauh melenceng dari jalan yang terang
Jalan gelap, penuh onak dan duri mematikan
Dan ketika dosa-dosamu diperhitungkan
Kau begitu menyesal tak karu-karuan
Wahai yang berlumur kegelapan
Segera gapai ridha Tuhan, jauhi kemaksiatan
Kebenaran telah nyata dan kau hanya bermain-main
Kau diperdaya dunia yang timpakan keburukan
Umat terdahulu terpedaya nafsu dan hancur berantakan
Itulah bukti bagimu hai yang berakal pikiran
Lihatlah! Mereka dilumat amarah alam
Diterjang badai yang memorak-porandakan
Lihatlah ! Mereka terkapar sebelum akui kesalahan
Pemilik ‘Arasy memanggilnya sebelum pertobatan
Jika dunia sebagai tujuanmu,tipu kan kau genggam
Wahai yang terlena dalam kenikmatan semu
Kulihat kehancuran kehinaan mengintaimu
Ingatlah kau dengan hari pembalasan
Tak ada yang bisa disembunyikan
Semua perbuatan akan memperoleh ganjaran
Sadarlah! Mumpung masih ada kesempatan
Mumpung liang lahat yang sempit belum datang
Terangi makammu dengan kebaikan
Ketika bintang dikumpulkan , amal diperlihatkan
Ketika surga didekatkam, dan neraka dinyalakan
Ketika matahari digulung dan bintang dihancurkan
Ketika putaran jagad raya dihentikan
Ketika gunung bertabrakan, bumi dijungkirbalikkan
Ketika pemilik ‘Arasy telah meluluhlantakkan
Ketika itu hanya ada dua tempat kembalian
Surga bergelimang kenikmatan
Atau neraka penuh siksaan membinasakan
Di hadapan Tuhan
Tak ada yang bisa disembunyikan
Dan tak ada yang luput dari perhitungan
Di hari pembalasan, si pendosa sesali perbuatan
Seluruh catatan amal besar dan kecil diperlihatkan
Seluruh ruh dikembalikan,seluruh amal diputuskan
Ke surga penuh nikmat, atau neraka penuh siksaan
Dan para pemuja dunia tak pernah memperkirakan
Ada kehidupan yang abadi setelah kematian
Dunia serupa seorang ibu yang durhaka
Ia berikan hina, nestapa, hancur dan binasa
Sebaik pengabdian adalah menentangnya
Ambillah dari dunia sebatas saja
Jangan kau terlena dan menjadi buta
Jangan kau tertipu oleh kemilaunya
Karma kilaunya hanyalah fatamorgana
Duhai kawan tercinta
Ingatlah !Dia yang menaungi bumi dengan langit-Nya
Ingatlah ! Semua ada dalam genggaman ilmu-Nya
Dia cipta semesta raya berikut aturan yang ada
Siang dan malam bergilir atas kekuasaan-Nya
Dia turunkan hujan lalu tumbuhlah bebijian
Dia tumbuhkan bunga dengan aneka warna
Dia sebarkan aneka aroma dan keindahan
Dia jadikan pepohonan hijau menyejukkan
Dia ciptakan air sebagai sumber kehidupan
Dia terbitkan matahari penuh cahaya
Terang di pagi hari, menguning bila petang menyapa</span>
Duhai,semua itu kembali kepada-Nya
Semua adalah milik-Nya dan tunduk kepada-Nya
Dia tunjukkan bukti-bukti kekuasaan-Nya
Lewat para nabi dan rasul utusan-Nya
Lihatlah kekuasaan-kekuasaan-Nya
Ditangan nabi Saleh yang mulia
Dari batu muncul seekor unta betina
Mereka lihat wujudnya dan dengar suaranya
Ada yang percaya dan tak sedikit mengingkarinya
Ditangan nabi Musa yang mulia
Laut terbelah dengan sangat mudahnya
Menjadi jalan keselamatan menuju seberang sana
Ibrahim kekasih-Nya selamat dari api yang membara
Api yang merah panas menyala, dirasanya dingin saja
Nabi Nuh dan seluruh pengikut setianya
Selamat dari amukan banding dan topan luar biasa
Kepada Daud, dia tundukkan jin dan manusia
Semua orang dan binatang tunduk dalam kerajaannya
Semua bahasa ia bisa, bahasa burungpun dikuasainya
Dia utamakan umat Muhammad dengan Qur’an mulia
Ditempatkan semuanya dipenjuru dunia
Ditangan Muhammad purnama terbelah dua
Tapi Al Qur’an adalah mukjizat terbesarnya
Yang selalu terjaga kesucian dan kemurniannya
Dia selamatkan kita dari kekufuran nista
Jika tidak,kita niscaya sudah binasa sejak lama
Maka, ayo kita hilangkan kedunguan kita
Agar selamat dari api neraka yang apinya terus menyala
Syair kedua
Duhai teman!
Hindari dirimu dari permainan dan kesia-siaan
Jaga kesucianmu dalam cinta dan kasih saying
Kenikmatan sesaat jangan kau jadikan tujuan
Keindahan semu jangan kau damba-dambakan
Saatnya kini, kita bangkit dan sadarkan diri
Bersihkan dari segala penyakit karat dari hati
Jua segala cacat dan maksiat yang bikin lalai
Takutlah dihari, yang tak ada yang luput dari Ilahi
Duhai jiwa!
Ayo bangkit dan siapkan dirimu tuk hari depan
Hindari nafsu yang membuatmu lupa daratan
Ayo bergegas menuju keselamatan
Ayo berjuang, berjuang, dan berjuang
Agar kau selamat dari azab yang membinasakan
Raih kemenangan hakiki di negeri keabadian
Selamatkan dirimu dari api yang menyengsarakan
Duhai kau!
Yang suka bermain-main didunia ini
Ingat! Kehidupan dunia tak kan abadi
Tak cukupkah bagimu sebuah wejangan
Hingga kauhabiskan waktumu dalam permainan
Tak ada yang abadi dalam kenikmatan dunia
Semua kan sirna bila waktunya tiba
Yang mengenal-Nya, ia tahu keagungan-Nya
Berbeda negeri abadi dengan negeri fana
Berbeda takwa hakiki dengan takwa pura-pura
Si fasik berbeda dengan yang takwa
Si jujur berbeda dengan pembohong setia
Sungguh, Allah telah perintahkan kita
Taat pada-Nya jauhi hawa nafsu Durjana
Meski tak ada siksa api neraka bagi pendosa
Meski kita tak ada perintah ibadah pada-Nya
Kita harus tetap taat patuh pada-Nya
Sejarah dan zaman ajari kita
Bagaimana akibat berbuat nista
Yang habiskan waktu demi dunia
Di akhirat kelak,kan dapat susah belaka
Yang petik keindahan bunga dunia saja
Kelak hanya akan memetik sengsara
Yang mengumbar nafsu birahi
Kelak kan takut setengah mati
Pencari kenikmatan syahwat sesaat
Sesungguhnya hancurkan diri sekarat
Amboi,banyak nian orang hancurkan diri
Dengan gelimang dosa dan kemalasan sejati
Bagaimana bisa seperti ini
Padahal dulu ia dikenal lurus,jauh dari api
Sesungguhnya semua itu merupakan ibrah ( pelajaran ) bagi orang-orang yang berakal.Semuanya merupakan nasehat yang baik lagi bijak untuk menjaga lagi memperbaiki diri. Mari kita berdo’a kepada Allah, semoga kita tidak binasa dalam hina, tidak mendapat siksa yang pedihnya luar biasa, dan dijauhkan dari segala marabahaya dan kematian yang sia-sia. Aamiin ya Rabb.
Wassalamu’alaykum
Satu hal yang tak ku bayangkan sebelumnya.......
Assalamu’alaikum
Pasangan hidup adalah suatu rahasia Allah untuk kita.
Sering kali kita tidak sadar dengan ketentuan ini, karena yang terbaik sebenarnya sudah ditetapkan semenjak kita lahir.
Kita menginginkan Pasangan yang serba lengkap, baik di pemikiran kita ataupun yang lainnya, tetapi kita tidak sadar, ada yang lebih mengetahui mana-siapa yang terbaik untuk pasangan kita.
Apa yang kita inginkan, Siapa yang kita inginkan sebenarnya harus kita kembalikan ke diri kita kembali,
Jika kita menginginkan pasangan yang soleh, baik, dll, kita harus menyadari apakah kita sudah soleh atau baik ?
Pasangan hidup kita merupakan cermin dari kehidupan kita sendiri.
"Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan......"
Kembalikan lah segala sesuatu kepada Allah, Bermunajatlah kepadaNya, Meminta yang terbaik untuk kita, niscaya Allah akan menunjukannya kepada kita.
"Ya Allah, berikanlah kepada kami pasangan yang terbaik"
"Pasangan yang dapat membuat kami semakin dekat kepadaMu"
"Pasangan yang selalu mengingatkan kami untuk ibadah dan Taqwa kepadaMu"
"Ya Rab, jangan lah engkau berikan pasangan yang dapat membuat kami jauh dari Mu"
"Karuniakan lah kepada kami cinta, Cinta yang dapat menambah cinta kami kepadaMU"
"Ya Rab, InsyaAllah kami akan melangsungkan pernikahan"
"Jadikan lah pernikahan ini sebagai awal dalam membangun keluarga yang Sakinah-Mawadah-Warokhmah"
"Keluarga yang dapat mendekatkan diri kami kepadaMu"
"Berilah kami kekuatan agar dapat menjalani suatu keluarga sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh RasulMu Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam"
"Ya Rab, berilah kami cahayaMu, Cinta dan KasihMu agar segala sesuatu berjalan dengan lancar"
........Amiennn, ya Robbil Alamin........
Pasangan hidup adalah suatu rahasia Allah untuk kita.
Sering kali kita tidak sadar dengan ketentuan ini, karena yang terbaik sebenarnya sudah ditetapkan semenjak kita lahir.
Kita menginginkan Pasangan yang serba lengkap, baik di pemikiran kita ataupun yang lainnya, tetapi kita tidak sadar, ada yang lebih mengetahui mana-siapa yang terbaik untuk pasangan kita.
Apa yang kita inginkan, Siapa yang kita inginkan sebenarnya harus kita kembalikan ke diri kita kembali,
Jika kita menginginkan pasangan yang soleh, baik, dll, kita harus menyadari apakah kita sudah soleh atau baik ?
Pasangan hidup kita merupakan cermin dari kehidupan kita sendiri.
"Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan......"
Kembalikan lah segala sesuatu kepada Allah, Bermunajatlah kepadaNya, Meminta yang terbaik untuk kita, niscaya Allah akan menunjukannya kepada kita.
"Ya Allah, berikanlah kepada kami pasangan yang terbaik"
"Pasangan yang dapat membuat kami semakin dekat kepadaMu"
"Pasangan yang selalu mengingatkan kami untuk ibadah dan Taqwa kepadaMu"
"Ya Rab, jangan lah engkau berikan pasangan yang dapat membuat kami jauh dari Mu"
"Karuniakan lah kepada kami cinta, Cinta yang dapat menambah cinta kami kepadaMU"
"Ya Rab, InsyaAllah kami akan melangsungkan pernikahan"
"Jadikan lah pernikahan ini sebagai awal dalam membangun keluarga yang Sakinah-Mawadah-Warokhmah"
"Keluarga yang dapat mendekatkan diri kami kepadaMu"
"Berilah kami kekuatan agar dapat menjalani suatu keluarga sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh RasulMu Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam"
"Ya Rab, berilah kami cahayaMu, Cinta dan KasihMu agar segala sesuatu berjalan dengan lancar"
........Amiennn, ya Robbil Alamin........
Cantik...
Mengapa Allah tidak menciptakan seluruh wanita cantik sekali ?
Bukankah ia mampu berbuat seperti itu ? Benar.
Hendaklah kita ingat bahwa ini adalah dunia, bukan akhirat yang serba sempurna. Ini adalah tempat seluruh manusia dan jin diuji, dan bukan tempat kita untuk bersenang-senang atau menikmati segala sesuatu.
Saudariku, Banyak manusia merasa bangga memiliki wajah yang tampan atau cantik, bodi yang aduhai serta kulit yang mulus. Dia merasa kehebatan-kehebatan itu adalah milik dirinya dan ia bangga di hadapan manusia.
Saudariku, Apakah kita punya andil dalam menentukan jumlah mata kita? Letak hidung kita? Apakah manusia ikut andil dalam membentuk wajah mereka? kita semua ge-er dengan tubuh kita, padahal setitikpun kita tidak punya andil didalamnya.
Renungkanlah Saudariku, Bahwa hidung mancung dan wajahmu yang cantik itu sama sekali belum merupakan tanda bahwa Allah memuliakanmu. Demikian pula mereka yang tidak cantik ataupun memiliki hidung pesek. Itu bukan pertanda bahwa Allah menghinakan mereka. Semua itu adalah ujian dari Allah untuk menguji siapa diantara hambaNya yang paling baik dalam mensyukuri nikmatNya, serta paling takwa dan sabar dalam menjalani hidup di dunia ini. Karena itu ingatlah selalu bahwa semua itu semata-mata adalah milikNya, dan kita sedikitpun tidak memiliki apa-apa, kecuali sekedar titipan.
Wajah yang menarik tidaklah semata-mata merupakan nikmat akan tetapi juga penyulut api fitnah.
Renungkanlah saudariku, Siapa dengan kecantikannya itu akan menjerumuskan dirinya atau orang lain ke dalam dosa maka kecantikannya itu tiada lain adalah musibah (naudzubilla), dan siapa dengan kecantikannya itu meraih ridha Allah SWT maka kecantkannya itu adalah suatu nikmat yang besar (semoga ukhti bagian darinya.amiin).
Bukankah ia mampu berbuat seperti itu ? Benar.
Hendaklah kita ingat bahwa ini adalah dunia, bukan akhirat yang serba sempurna. Ini adalah tempat seluruh manusia dan jin diuji, dan bukan tempat kita untuk bersenang-senang atau menikmati segala sesuatu.
Saudariku, Banyak manusia merasa bangga memiliki wajah yang tampan atau cantik, bodi yang aduhai serta kulit yang mulus. Dia merasa kehebatan-kehebatan itu adalah milik dirinya dan ia bangga di hadapan manusia.
Saudariku, Apakah kita punya andil dalam menentukan jumlah mata kita? Letak hidung kita? Apakah manusia ikut andil dalam membentuk wajah mereka? kita semua ge-er dengan tubuh kita, padahal setitikpun kita tidak punya andil didalamnya.
Renungkanlah Saudariku, Bahwa hidung mancung dan wajahmu yang cantik itu sama sekali belum merupakan tanda bahwa Allah memuliakanmu. Demikian pula mereka yang tidak cantik ataupun memiliki hidung pesek. Itu bukan pertanda bahwa Allah menghinakan mereka. Semua itu adalah ujian dari Allah untuk menguji siapa diantara hambaNya yang paling baik dalam mensyukuri nikmatNya, serta paling takwa dan sabar dalam menjalani hidup di dunia ini. Karena itu ingatlah selalu bahwa semua itu semata-mata adalah milikNya, dan kita sedikitpun tidak memiliki apa-apa, kecuali sekedar titipan.
Wajah yang menarik tidaklah semata-mata merupakan nikmat akan tetapi juga penyulut api fitnah.
Renungkanlah saudariku, Siapa dengan kecantikannya itu akan menjerumuskan dirinya atau orang lain ke dalam dosa maka kecantikannya itu tiada lain adalah musibah (naudzubilla), dan siapa dengan kecantikannya itu meraih ridha Allah SWT maka kecantkannya itu adalah suatu nikmat yang besar (semoga ukhti bagian darinya.amiin).
Minggu, 02 Januari 2011
Kisah Ikan & Ai
Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang di tepi sungai. Kata Ayah kepada anaknya, "Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati."
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari
bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu,
yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini.
Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada
setiap ikan yang ditemuinya, "Hai, tahukah kamu dimana air ?
Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati."
Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil semakin gelisah,
lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah
berpengalaman, kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa,
"Dimanakah air ?"
Jawab ikan sepuh, "Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga
kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita akan
mati."
Apa arti cerita tersebut bagi kita ?
Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari kesana
kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya,
bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai dia tidak
menyadarinya..... subhanalah...
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari
bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu,
yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini.
Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada
setiap ikan yang ditemuinya, "Hai, tahukah kamu dimana air ?
Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati."
Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil semakin gelisah,
lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah
berpengalaman, kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa,
"Dimanakah air ?"
Jawab ikan sepuh, "Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga
kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita akan
mati."
Apa arti cerita tersebut bagi kita ?
Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari kesana
kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya,
bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai dia tidak
menyadarinya..... subhanalah...
Langganan:
Postingan (Atom)