Selasa, 22 Februari 2011

YAKINI dan YAKINI itu.


Menjadi cukuplah dengan berbagi
meski mungkin kecukupan itu hanya asa
karena yang kau butuhkan hanyalah hakikat

Menjadi pemaaflah jika hatimu mengatakan: marah saja!!

Tersenyumlah walau mungkin kenyataan yang kau hadapi demikian pahit

Berterimakasihlah meski mungkin kritik rivalmu begitu tajam
 karena itulah dirimu yang sesungguhnya
Ingat, itulah kejujuran yang tulus

Kayuh terus langkahmu meski mungkin cercaan itu melemahkanmu

Doakanlah saat hatimu kesat akan sebuah kerelaan

Jadilah sebaik-baik penyimak
meski mungkin kau sangat membutuhkan seseorang untuk mendengarkanmu
 Karena dengannya Allah akan meringankanmu

Jagalah batas kesabaranmu
karena hanya ada satu alasan untukmu tidak bersabar: musuh Tuhan-mu



Katakan kebaikan saja atau diamlah
meski mungkin ada sejuta kata yang ingin kau ucapkan
karena kau tak pernah tahu hingga di mana lisanmu akan terjaga


Pedulilah meski kau sangat membutuhkan perhatian
karena dengannya Allah memperhatikanmu

Lepaskanlah jika hatimu merasa cinta akan kelebihan dunia
karena ia akan melalaikanmu dari Tuhan-mu

Jangan kikis keyakinamu pada janji Tuhan-mu
Dan hanya Tuhan-mulah sebaik-baik penjamin hidupmu

YAKINI dan YAKINI itu.

Malam Ini (Puisi)


Langit di malam ini begitu sepi
Karena bintang tak datang menyapa dengan sinar gemerlapnya
Dan bulan juga masih enggan menampakkan sosok keanggunannya

Hanya ada awan gelap yang berjalan berarak membawa pesan dari Tuhan
Hujan...Ya mungkin akan ada hujan
Tapi selalu diawali dengan gerimis kecil yang mensyahdukan
Karena hujan adalah seni keindahan hasil ciptaan Tuhan

Walaupun langit malam ini sepi,
Tapi akan tergantikan dengan suara hujan yang begitu riang
Karena di dalam setiap rintik gerimis dan hujan,
Ada kesejukan yang begitu dalam...

Ya Allah ampunkanlah dosa hambaMu ini


Ya Allah ampunkanlah dosa hambaMu ini, hambaMu yang kadang sombong dihadapanMu, hambaMu yang sering ingkar akan segala kenikmatan yang Engkau berikan, dan hambaMu yang sering lupa untuk bersyukur kepadaMu.
Sombong karena hamba merasa diri hamba sudah hebat, sudah kuat, dan sudah tidak bergantung pada siapapun, padahal hanya Engkaulah yang berhak sombong, apa yang di banggakan dari hamba, apa yang dimiliki oleh hamba, dan apa kepunyaan hamba! Semuanya adalah milikMu ya Allah, semuanya kepunyaanMu ya Allah, dan semunya hanyalah amanah dariMu ya Allah, maka tidak pantaslah diri ini menyombongkan diri. Ya Allah bimbinglah hambaMu ini untuk selalu menjaga amanahMu dengan sebaik-baiknya.
Ingkar karena hambaMu sudah dilupakan oleh kenikmatan dunia yang gemerlap dan yang fana, kenikmatan yang semu belaka, padahal kenikmatan itu hanyalah ujian bagi hamba, kenikmatan yang tak seharusnya melupakan hamba dariMu, tetapi kenikmatan yang akan menguatkan hati hamba untuk terus menerus mendekatkan diri kepadaMu.
Lupa karena hati hamba menghitam pekat disebabkan banyak sekali maksiat yang hamba lakukan, padahal Engkau sangat murka dengan orang yang berbuat maksiat, hamba ingin sekali tidak melakukan itu semua, tapi hati hambaMu ini sulit sekali keluar dari gelapnya hati. Oleh kerana itu ya Allah berilah hamba petunjukMu, petunjuk yang dapat menerangkan hati hamba, petunjuk yang dapat menguatkan hati hamba, dan petunjuk yang dapat membawa hambaMu ini untuk menggapai redhaMu ya Allah.
Ya Allah berapa banyak nikmatMu yang hamba ingkari dan kufuri, harus berapa lama lagi ya Allah, hambaMu ini berada dalam kesesatan, kesesatan yang menyesak hati dan menyayat hati, ingin sekali bisa merengkuh nikmatnya Iman dan nikmatnya Islam, tetapi lagi-lagi ya Allah, hamba terhambat, dikeranakan kemalasan hamba, kelalaian hamba bahkan kosombongan hamba.
Ya Allah terangkanlah dan cerahkanlah hati hambaMu ini, secerah mentari pagi hari yang dapat menerangi kegelapan malam dan menghancurkan kekufuran. Hati hamba bergolak tak karuan, kadang naik bahkan kadang turun, padahal hamba telah berusaha untuk tidak seperti itu, hanya pertolonganMu lah ya Allah yang dapat menjadikan hamba kuat untuk menghadapi semua itu, berilah kekuatan hamba untuk mempertahankan ketika iman hamba sedang kuat, dan berikan kekuatan pula ketika iman sedang turun agar bisa meningkat lagi, sehingga hamba boleh mendekat denganMu dengan hati yang bersih dan suci, hamba tidak ingin menemuiMu ketika hamba sedang kotor, ketika hamba berhati hitam, dan ketika hamba terperosok ke dalam jurang yang gelap gulita sehingga menggelapkan mata hati ini.
Ya Allah sering sekali hati ini berpaling dariMu, cinta yang Engkau ciptakan kepada hamba yang Engkau tanam di hati hamba, sering sekali hamba manfaatkannya bukan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepadaMu, tetapi kadang cinta ini membuat hamba lupa padaMu, lupa dari segala-galanya. Hamba sering sekali lebih mencintai ciptaanMu daripada kepadaMu ya Allah. Hamba sering mencintai lawan jenis tidak keranaMu ya Allah, hamba lebih sering mencintai harta tidak keranMu ya Allah, dan hamba lebih sering mencintai takhta tidak keranaMu ya Allah. Cinta apakah itu ya Allah, apakah bukan cinta tapi hawa nafsu , jika benar memang hanya sebuah hawa nafsu, maka lepaskanlah ya Allah cinta yang seperti itu, hamba tidak ingin merasakan cinta yang seperti itu, cinta kerana hawa nafsu, cinta yang tidak baik untuk kesihatan hati hamba ini ya Allah.
Ya Allah semoga deraian air mata yang menitis ini sebagai saksi bahwa hamba benar-benar ingin bertaubat kepadaMu, bertaubat dari perbuatan kemaksiatan, bertaubat dari hati yang berprasangka buruk, dan bertaubat dari fikiran-fikiran yang kotor. Biarkanlah air mata taubat ini menitis dengan ikhlas, sehingga hati yang keras sekeras baja ini bisa luluh dengan keikhlasan air mata ini.
Ya Allah berapa banyak hati manusia yang tersakiti oleh tajamnya lidah ini, padahal lidah ini amanah dariMu ya Allah yang harus hamba jaga dan rawat. Hamba sering mengaku cinta padaMu tetapi jarang sekali lidah ini menyebut namaMu malahan lebih sering menyebut saudara hamba dengan sebutan hinaan, makian dan cacian bahkan tidak jarang hamba membuka aibnya. Dimanakah ya Allah letak cinta hamba kepadaMu, sungguh hina dina diri hambaMu ini.
Ya Allah berapa banyak kulit manusia yang tersakiti oleh kerasnya pukulan tangan ini. Jarang sekali tangan ini untuk bersedekah, padahal di kiri dan di kanan hamba masih banyak saudara hamba yang kelaparan dan kesulitan tetapi hamba lebih sering menyakiti dan menyombongkan diri dihadapannya sulit sekali untuk mengulurkan bantuan kepada mereka. Kemudian tangan ini pun Jarang sekali digunakan untuk menulis ayat-ayat Qur’anMu ya Allah untuk berdakwah, tetapi lebih sering menulis kata-kata untuk menyakiti saudara hamba, untuk menghina saudara hamba, dan juga untuk menyesatkan saudara hamba.
Ya Allah mata yang Engkau amanahkan kepada hamba lebih sering digunakan untuk melihat hal-hal yang buruk, padahal jikalau Engkau menghendaki mata ini tidak dapat melihat lagi. Ya Allah bimbing mata ini untuk melihat ayat-ayat kauniyahMu ya Allah. Melihat firman-firmanMu ya Allah dan untuk melihat ciptaanMu yang begitu indah dan hebatnya.
Ya Allah kedua telinga yang Engkau amanahkan kepada hamba lebih sering hamba gunakan untuk mendengar ghibah, mendengar perkataan kotor, dan mendengar obrolan-obrolan yang tidak bermanfaat. Padahal hamba ingin sekali mendengar indahnya ayat-ayat cintaMu ya Allah, ingin mendengar firman-firmanMu ya Allah dan ingin sekali mendengar syari’atMu tegak dibumi ini.
Ya Allah bimbinglah hamba ini agar lidah, tangan, mata dan telinga hamba dapat menjadi sebagai sarana untuk menggapai redhaMu ya Allah, hanya redhaMu lah yang hamba cari, dan hanya RedhaMu lah kenikmatan yang terbesar bagi hamba.
Ya Allah jauhkan lah hamba dari syaitan yang terkutuk, syaitan yang selalu menggoda hamba ketika hamba mendekatkan diri kepadaMu, syaitan yang selalu menggrogoti iman dan Islam hamba, dan syaitan yang selalu memberikan kenikmatan tapi menghancurkan, belum cukupkah wahai syaitan engkau menghancurkan hidupku?
Ya Allah hamba hanya ingin menjadi hambaMu yang benar-benar hamba, seoarang hamba yang patuh dan ta’at seorang hamba yang siap menerima perintah apapun dariMu ya Allah, dan seorang hamba yang selalu mencintaiMu dimanapun dan kapanpun.
Ya Allah terima kasih dan bersyukur kepadaMu dari segala nikmat yang telah, sedang, dan akan Engkau berikan kepada hamba, jadikanlah hambaMu ini termasuk orang-orang yang bersyukur. Amin, amin ya Robal ‘alamin

Senin, 14 Februari 2011

Ya Allah, Aku jatuh cinta...


Ya Allah,
yang membolak-balikkan hati kami...
Selama ini aku tidak pernah tahu bagaimana
rasanya CINTA
namun aku berharap
bila CINTA hadir menyapaku
aku tidak akan kehilangan Engkau....

Ya Allah,
Selama ini aku berharap
Semoga dapat mencintai
Orang yang memiliki cinta yang
luar biasa pada-Mu

Ya Allah,
Selama ini aku juga berharap
Semoga akan dicintai
Oleh orang yang dapat mengarahkanku
Menuju keredhaanMu

Pintaku Ya allah,
Izinkan aku memiliki rasa ini
Hingga ia menjadi indah di dada kami
Tanpa mengurangi rasa cinta kami...
Pada-Mu....




sejauh mana cinta yang kita miliki adalah cinta yang luar biasa..... carilah dengan mata hatimu.... Nescaya Dia akan tunjukkan kepadamu kebenaran cinta itu.....

Surat Cinta buat Kekasih....


BISMILLAHIRRAHMAA NIRRAHIIM..

Ya Allah, malam ini terasa sunyi sekali. Apakah sebenarnya yang aku sunyi? Adakah sunyi kerana aku semakin jauh dariNya, atau sunyi kerana terasa hidup kekosongan dan memerlukan seorang teman yang bisa mengembirakan hati saat suka dan duka...




Wanita,
Satu nama yang bisa melembutkan jiwa seorang lelaki yang perkasa. Kau mempunyai kuasa yang luar biasa wahai insan yang bergelar wanita... Wanita yang hebat ialah wanita solehah... 

Wahai wanita,
Saat aku menulis warkah ini, di hati ini penuh rasa cinta kepadamu... Cintakan ketaqwaanmu, cintakan ketaatanmu, cintakan agamamu, cintakan jiwamu yang mencintaNya.... Bukan sengaja untuk aku mencintaimu, wahai wanita..... Tapi inilah anugerah yang diberikanNya kepadaku untuk aku menyayangi kaummu....






Wahai wanita,
Saat aku mencurahkan rasa hati ini, tidak putus rasa bimbang ku kepada dirimu dan kaummu.... Baginda telah berpesan kepada kaummu agar sentiasa berwaspada dalam setiap tindakan kerana kaummulah yang mudah untuk menghuni neraka.... Tapi ingatlah wahai kekasihku, Dia maha adil.... Dia telah mengurniakan 1001 kemuliaan kepadamu....




Wahai kekasih,
Aku menulis warkah ini khas buatmu.... Dengan pena dan tinta yang kau berikan inilah aku curahkan segala rasa cinta yang ku pendamkan selama kita berjauhan.... Pena itu adalah diriku, dan tinta itu ialah cintaku.....

Wahai kekasihku,
Dengan kedua-dua inilah aku jadikannya wadah untuk menulis syair-syair cinta dengan kalimahNya yang agung untuk kau hayati.... syair-syair ini diibaratkan embun, dan hatimu adalah sekuntum bunga yang mekarnya mempesona..... Maka aku berharap, setiap embun-embun ini apabila ia hinggap di kelopak-kelopak cintamu akan membuatkan cintamu padaNya dan padaku semakin subur....





Wahai kekasih,
Dirimu sangatlah berharga.... Martabatmu sangatlah tinggi darjatnya..... Aku sangat berterima kasih kepadamu kerana memilih diri ini sebagai pemimpinmu.... Akan ku pimpinmu ke jalan yang diredhaiNya..... Takkan ku biarkan kau tersungkur dipertengahan jalan.... Selagi aku masih di sisimu, akan ku lindungimu dari segala halangan dan rintangan yang mendatang......




Wahai kekasih,
Harapanku agar kau terus berada dalam redhaNya..... Jadilah hambaNya yang sentiasa mendapat rahmat dariNya..... Akan aku setia menanti dirimu walau di mana saja kau berada tika ini..... Dan akan ku pelihara cinta ini hanya untukmu......




(sejujurnya saat diri ini menulis warkah ini, mengalir tangisan di dalam hati....  tangisan kebimbangan, masihkah ada lagi wanita yang dinyatakan dalam warkah di atas..... waallahu'alam....

Minggu, 13 Februari 2011

Ya Allah ampunkanlah dosa hambaMu ini


Ya Allah ampunkanlah dosa hambaMu ini, hambaMu yang kadang sombong dihadapanMu, hambaMu yang sering ingkar akan segala kenikmatan yang Engkau berikan, dan hambaMu yang sering lupa untuk bersyukur kepadaMu.

Sombong karena hamba merasa diri hamba sudah hebat, sudah kuat, dan sudah tidak bergantung pada siapapun, padahal hanya Engkaulah yang berhak sombong, apa yang di banggakan dari hamba, apa yang dimiliki oleh hamba, dan apa kepunyaan hamba! Semuanya adalah milikMu ya Allah, semuanya kepunyaanMu ya Allah, dan semunya hanyalah amanah dariMu ya Allah, maka tidak pantaslah diri ini menyombongkan diri. Ya Allah bimbinglah hambaMu ini untuk selalu menjaga amanahMu dengan sebaik-baiknya.

Ingkar karena hambaMu sudah dilupakan oleh kenikmatan dunia yang gemerlap dan yang fana, kenikmatan yang semu belaka, padahal kenikmatan itu hanyalah ujian bagi hamba, kenikmatan yang tak seharusnya melupakan hamba dariMu, tetapi kenikmatan yang akan menguatkan hati hamba untuk terus menerus mendekatkan diri kepadaMu.

Lupa karena hati hamba menghitam pekat disebabkan banyak sekali maksiat yang hamba lakukan, padahal Engkau sangat murka dengan orang yang berbuat maksiat, hamba ingin sekali tidak melakukan itu semua, tapi hati hambaMu ini sulit sekali keluar dari gelapnya hati. Oleh kerana itu ya Allah berilah hamba petunjukMu, petunjuk yang dapat menerangkan hati hamba, petunjuk yang dapat menguatkan hati hamba, dan petunjuk yang dapat membawa hambaMu ini untuk menggapai redhaMu ya Allah.

Ya Allah berapa banyak nikmatMu yang hamba ingkari dan kufuri, harus berapa lama lagi ya Allah, hambaMu ini berada dalam kesesatan, kesesatan yang menyesak hati dan menyayat hati, ingin sekali bisa merengkuh nikmatnya Iman dan nikmatnya Islam, tetapi lagi-lagi ya Allah, hamba terhambat, dikeranakan kemalasan hamba, kelalaian hamba bahkan kosombongan hamba.

Ya Allah terangkanlah dan cerahkanlah hati hambaMu ini, secerah mentari pagi hari yang dapat menerangi kegelapan malam dan menghancurkan kekufuran. Hati hamba bergolak tak karuan, kadang naik bahkan kadang turun, padahal hamba telah berusaha untuk tidak seperti itu, hanya pertolonganMu lah ya Allah yang dapat menjadikan hamba kuat untuk menghadapi semua itu, berilah kekuatan hamba untuk mempertahankan ketika iman hamba sedang kuat, dan berikan kekuatan pula ketika iman sedang turun agar bisa meningkat lagi, sehingga hamba boleh mendekat denganMu dengan hati yang bersih dan suci, hamba tidak ingin menemuiMu ketika hamba sedang kotor, ketika hamba berhati hitam, dan ketika hamba terperosok ke dalam jurang yang gelap gulita sehingga menggelapkan mata hati ini.

Ya Allah sering sekali hati ini berpaling dariMu, cinta yang Engkau ciptakan kepada hamba yang Engkau tanam di hati hamba, sering sekali hamba manfaatkannya bukan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepadaMu, tetapi kadang cinta ini membuat hamba lupa padaMu, lupa dari segala-galanya. Hamba sering sekali lebih mencintai ciptaanMu daripada kepadaMu ya Allah. Hamba sering mencintai lawan jenis tidak keranaMu ya Allah, hamba lebih sering mencintai harta tidak keranMu ya Allah, dan hamba lebih sering mencintai takhta tidak keranaMu ya Allah. Cinta apakah itu ya Allah, apakah bukan cinta tapi hawa nafsu , jika benar memang hanya sebuah hawa nafsu, maka lepaskanlah ya Allah cinta yang seperti itu, hamba tidak ingin merasakan cinta yang seperti itu, cinta kerana hawa nafsu, cinta yang tidak baik untuk kesihatan hati hamba ini ya Allah.

Ya Allah semoga deraian air mata yang menitis ini sebagai saksi bahwa hamba benar-benar ingin bertaubat kepadaMu, bertaubat dari perbuatan kemaksiatan, bertaubat dari hati yang berprasangka buruk, dan bertaubat dari fikiran-fikiran yang kotor. Biarkanlah air mata taubat ini menitis dengan ikhlas, sehingga hati yang keras sekeras baja ini bisa luluh dengan keikhlasan air mata ini.

Ya Allah berapa banyak hati manusia yang tersakiti oleh tajamnya lidah ini, padahal lidah ini amanah dariMu ya Allah yang harus hamba jaga dan rawat. Hamba sering mengaku cinta padaMu tetapi jarang sekali lidah ini menyebut namaMu malahan lebih sering menyebut saudara hamba dengan sebutan hinaan, makian dan cacian bahkan tidak jarang hamba membuka aibnya. Dimanakah ya Allah letak cinta hamba kepadaMu, sungguh hina dina diri hambaMu ini.

Ya Allah berapa banyak kulit manusia yang tersakiti oleh kerasnya pukulan tangan ini. Jarang sekali tangan ini untuk bersedekah, padahal di kiri dan di kanan hamba masih banyak saudara hamba yang kelaparan dan kesulitan tetapi hamba lebih sering menyakiti dan menyombongkan diri dihadapannya sulit sekali untuk mengulurkan bantuan kepada mereka. Kemudian tangan ini pun Jarang sekali digunakan untuk menulis ayat-ayat Qur’anMu ya Allah untuk berdakwah, tetapi lebih sering menulis kata-kata untuk menyakiti saudara hamba, untuk menghina saudara hamba, dan juga untuk menyesatkan saudara hamba.

Ya Allah mata yang Engkau amanahkan kepada hamba lebih sering digunakan untuk melihat hal-hal yang buruk, padahal jikalau Engkau menghendaki mata ini tidak dapat melihat lagi. Ya Allah bimbing mata ini untuk melihat ayat-ayat kauniyahMu ya Allah. Melihat firman-firmanMu ya Allah dan untuk melihat ciptaanMu yang begitu indah dan hebatnya.

Ya Allah kedua telinga yang Engkau amanahkan kepada hamba lebih sering hamba gunakan untuk mendengar ghibah, mendengar perkataan kotor, dan mendengar obrolan-obrolan yang tidak bermanfaat. Padahal hamba ingin sekali mendengar indahnya ayat-ayat cintaMu ya Allah, ingin mendengar firman-firmanMu ya Allah dan ingin sekali mendengar syari’atMu tegak dibumi ini.

Ya Allah bimbinglah hamba ini agar lidah, tangan, mata dan telinga hamba dapat menjadi sebagai sarana untuk menggapai redhaMu ya Allah, hanya redhaMu lah yang hamba cari, dan hanya RedhaMu lah kenikmatan yang terbesar bagi hamba.

Ya Allah jauhkan lah hamba dari syaitan yang terkutuk, syaitan yang selalu menggoda hamba ketika hamba mendekatkan diri kepadaMu, syaitan yang selalu menggrogoti iman dan Islam hamba, dan syaitan yang selalu memberikan kenikmatan tapi menghancurkan, belum cukupkah wahai syaitan engkau menghancurkan hidupku?

Ya Allah hamba hanya ingin menjadi hambaMu yang benar-benar hamba, seoarang hamba yang patuh dan ta’at seorang hamba yang siap menerima perintah apapun dariMu ya Allah, dan seorang hamba yang selalu mencintaiMu dimanapun dan kapanpun.

Ya Allah terima kasih dan bersyukur kepadaMu dari segala nikmat yang telah, sedang, dan akan Engkau berikan kepada hamba, jadikanlah hambaMu ini termasuk orang-orang yang bersyukur. Amin, amin ya Robal ‘alamin

Ya Allah hamba berlindung kepadaMu


Ya Allah...
Hamba berlindung kepada-Mu dari setiap rasa takut yang mendera,
hanya kepada-Mu hamba bersandar dan bertawakal, 
hanya kepada-Mu,  hamba memohon, 
dan hanya dari-Mu lah semua pertolongan.
Cukuplah Engkau sebagai Pelindung hamba, karena Engkaulah
sebaik-baik Pelindung dan Penolong

Jumat, 11 Februari 2011

Mendidik istri dengan cinta





senangnya jadi pengantin baru. Segalanya mesra, segala indah dan segalanya membahagiakan. Cukupkah samapai di situ perjalanan rumah tangga? Tidak, mingu pertama masing-masing tabi'at belum juga diketahui. Lihat beberapa bulan demi bulan yang jika Allah Ta'ala berkehendak memeberinya umur. Akan ada yang dikecewakan, akan ada yang menyakitkan dan akan ada segala jenis persoalan.

Saatnya kembali kepada tujuan awal pernikahan. Galibnya, orang akan mengatakan bahwa pernikahan adalah membentuk keluarga yang mawaddah warahmah. Tidak mudah untuk mewujudkannya memang, perlu kerja keras, perhatian dan seganap cinta yang melunakkan disetiap pertikaian yang akan melintasi. Cinta dan cinta, dalam urusan keduniaan atau bahkan urusan agamapun cinta menjadi bagian yang berperan. Tidak terkecuali seorang suami ketika menjadi seorang da'i(murabbi) bagi istrinya, yang akan menjadikan istri-istrinya patuh dan tunduk pada syari'at Islam.

Membahagiakan memang punya istri cantik, shalihah, dan mempesona dalam setiap keadaan untuk dilihat suaminya. Siapa yang mau?, tentunya para suami. Mendidik dengan cinta, tentunya bagi suami yang akan menjadikan istrinya shalihah harus memilihi segalanya untuk itu. Cinta ekstra, kesabaran ekstra, dan kedewasaan ekstra. Apa lagi yang dimaui dari suami dengan pentarbiyahan yang matang darinya, maka ketundukan sang istri padanya menjadi kebanggaan tersendiri dari para suami.

Cinta ekstra
Yah cinta dan cinta, yang setiap orang mebicarakannya dari dulu hingga sekarang tak pernah basi dibicarakannya, tak terkecuali Islam agama yang sempurna dan paripurna.
Jika dilandasi dengan cinta, seolah segala halnya tersulap menjadi indah. Mafhumnya, jika segala halnya dilandasi cinta seperti mendidik istri contohnya, tentu hal demikian sungguh mengasyikkan. Hari-harinya dihiasi dengan kata mesra penuh dengan kesyahduan.


Kesabaran ekstra
Jika dikatakan kesabaran itu ada batasnya, menurutku adalah angapan yang salah. Bagaimanapun dan keadaan apapun kesabaran harus tetap ada. Sebulan menikah, dimungkinkan segala cela yang ada pada masing-masing pasangan satu-persatu akan terlihat. Yang semula masing-masing pasangan tentunya tidak pernah memperkirakan seperti apa bentuk cela itu. Ada satu hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang hadits itu menjelaskan bahwa jika masing-masing pasangan melihat cela maka hendaknya melihat sisi baik yang lain yang ada pada pasangan tersebut. Tidak dibenarkan kita untuk memukul rata jika cela itu kelihatannya kita akan mengatakan bahwa istri kita begini dan begitu. Tidak saudaraku.

Kedewasaan ekstra
Tuntutan pemecahan masalah diperlukan satu hal yang segalanya mendatangkan maslahat dan meminimalkan mudharat. Tidak memandang permasalahan itu dengan satu titik masalah saja. Istri mengatakan begini dan begitu, hendaknya ketika suami hendak memberi komentar atas apa yang dikemukakan istri dilakukan dengan tidak terbur-buru. Yang mana jika tidak cocok dengan pendapat suami penolakannya tidak menyakitkan bagi istri begitu juga sebaliknya. Sikap dewasa seorang suami belum tentu setiap orang langsung ada secara instan dimilikinya sekalipun ia adalah seorang da'i. Perlu keadaan dan proses yang panjang.
Hingga akhirnya belajar adalah hal yang tepat untuk itu. dengan siapapun, sarana apapun dan kapanpun. Tidak ada alasan apapun seseorang untuk menjadikain dirinya terhambat untuk belajar. Tidak terkecuali untuk menjadi suami yang mempunyai sikap dewasa yang mana para wanita (baca akhwat) mendambakannya. Yang dalam setiap halnya menjadi kelapangan dada untuk menerima dan menghadapinya (problem rumah tangga).

Ciri Istri Sholehah



 Istri yang shalehah adalah yang mampu menghadirkan kebahagiaan di depan mata suaminya, walau hanya sekadar dengan pandangan mata kepadanya. Seorang istri diharapkan bisa menggali apa saja yang bisa menyempurnakan penampilannya, memperindah keadaannya di depan suami tercinta. Dengan demikian, suami akan merasa tenteram bila ada bersamanya.

Mendapatkan istri shalehah adalah idaman setiap lelaki. Karena memiliki istri yang shalehah lebih baik dari dunia beserta isinya. ''Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri shalehah.'' (HR Muslim dan Ibnu Majah).

Di antara ciri istri shalehah adalah, pertama, melegakan hati suami bila dilihat. Rasulullah bersabda, ''Bagi seorang mukmin laki-laki, sesudah takwa kepada Allah SWT, maka tidak ada sesuatu yang paling berguna bagi dirinya, selain istri yang shalehah. Yaitu, taat bila diperintah, melegakan bila dilihat, ridha bila diberi yang sedikit, dan menjaga kehormatan diri dan suaminya, ketika suaminya pergi.'' (HR Ibnu Majah).

Kedua, amanah. Rasulullah bersabda, ''Ada tiga macam keberuntungan (bagi seorang lelaki), yaitu: pertama, mempunyai istri yang shalehah, kalau kamu lihat melegakan dan kalau kamu tinggal pergi ia amanah serta menjaga kehormatan dirinya dan hartamu ...'' (HR Hakim).

Ketiga, istri shalehah mampu memberikan suasana teduh dan ketenangan berpikir dan berperasaan bagi suaminya. Allah SWT berfirman, ''Di antara tanda kekuasaan-Nya, yaitu Dia menciptakan pasangan untuk diri kamu dari jenis kamu sendiri, agar kamu dapat memperoleh ketenangan bersamanya. Sungguh di dalam hati yang demikian itu merupakan tanda-tanda (kekuasaan) Allah bagi kaum yang berpikir.''(QS Ar Rum : 21).

Beruntunglah bagi setiap lelaki yang memiliki istri shalehah, sebab ia bisa membantu memelihara akidah dan ibadah suaminya. Rasulullah bersabda, ''Barangsiapa diberi istri yang shalehah, sesungguhnya ia telah diberi pertolongan (untuk) meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara separuh lainnya.'' (HR Thabrani dan Hakim).

Namun, istri shalehah hadir untuk mendampingi suami yang juga shaleh. Kita, para suami, tidak bisa menuntut istri menjadi 'yang terbaik', sementara kita sendiri berlaku tidak baik. Mari memperbaiki diri untuk menjadi imam ideal bagi keluarga kita masing-masing.

(tulisan seseorang yg sedang mencari istri shalehah)

Rabu, 09 Februari 2011

DOA HADAPI UJIAN NAFSU


Ya ALLAH...
Engkau yang menciptakan diriku..
Engkau tahu tentang kelemahanku...
Engkau tahu betapa nafsuku sentiasa bergelora..
Iblis dan syaitan yang sentiasa mengintai kelemahanku
Justeru itu,,,
Berilah kekuatan kepadaku,,
Sepertimana Engkau telah berikan pada Yusuf
untuk menghadapi isteri Al-Aziz..
bantulah aku untuk menghadapi ujian gelojak nafsu keremajaan ini..
bantulah aku untuk melentur nafsuku..
supaya sentiasa taat kepadaMu...

Ya ALLAH...
rahmatMu seluas angkasa raya..
keampunanMu mendahului azabMU..
kasihMu lebih daripada kasih seorang ibu..
limpahkanlah kasihsayangMu kepadaku,,

Ya ALLAH...
Penuhkan hatiku dengan cintaMU..
Cinta kepada RasulMU...
Cinta untuk masuk ke syurgaMu..

Amin,,,
YA RAABAL ‘ALAMIN,,,

Sabtu, 05 Februari 2011

Cinta luar biasa..


Cinta luar biasa..

Cinta seorang Kekasih kepada umatnya..

Hingga pada hembusan nafasnya yang terakhir..

Lidah Rasulullah menuturkan tanpa henti..

Ummati.. ummati.. ummati..


Cinta luar biasa..

Kisah cinta Handzalah..

Meninggalkan isteri di malam pernikahan..

Lantaran menyahut seruan jihad..

Akhirnya syahid di medan perjuangan..


Cinta luar biasa..

Seteguh kasih Khadijah..

Tak pernah jemu memberikan dukungan..

Rela mengorbankan segala kemewahan..

Di saat Rasulullah dan Islam dipinggirkan..


Cinta luar biasa..

Kisah kesetiaan Abu Bakar..

Kasih seorang sahabat yang tiada tandingan..

Insan yang senantiasa membenarkan..

Sewaktu kata-kata Rasulullah ditertawakan..


Cinta luar biasa..

Kisah ketabahan Hajar..

Ditinggalkan di tanah yang gersang bersama Ismail..

Bukti kasih seorang ibu yang berlarian mencari air..

Tatkala mendengar tangisan si anak kecil..


Cinta luar biasa..

Umpama keberanian Ali..

Di malam penghijrahan Nabi..

Menggantikan Rasulullah di tempat tidurnya..

Walaupun jiwa menjadi taruhan..


Cinta luar biasa..

Cinta Aisyah, Masyithah dan Sumaiyyah..

Menggadaikan nyawa demi mempertahankan aqidah..

Iman di dada tak sedikit pun goyah..

Karena keyakinan yang teguh atas segala janjiNya..


Kisah cinta luar biasa..

Insan pilihan yang berada di atas jalanNya..

Betapa tulusnya kasih, teguhnya jiwa..

Ridha dan sabar menempuh segala ujian..

Merekalah insan yang memahami arti manisnya iman..


Mampukah diri ini meraih cinta luar biasa..??

Kamis, 03 Februari 2011

Ya Allah, Dengarkanlah Pengaduanku......


Ya Allah, Dengarkanlah Pengaduanku...
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ya Allah...
Izinkan Daku Mengeluh...

Ya Allah...
Janganlah jadikan keluhku ini sebagai ingkar atas segala Nikmat yang telah Engkau limpahkan kepadaku......

Ya Allah....
Apakah itu BAHAGIA....?
Seperti apakah RASAnya....?

Ya Allah...
Daku tak merasa kurang dari nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku....
Tapi kenapa YA Allah...
Hati ini mengatakan kalau diri tak BAHAGIA.......

Ya Allah...
Telah ku punya semua yang daku inginkan...
Teman-teman yang baik...
Orang tua yang penuh kasih sayang.....
Istana milikku sendiri, dengan jerih dan keringatku sendiri....
walau tak semegah istana Nabi Sulaiman, Itu sudah cukup bagiku....
Unuk berteduh di Bumi-Mu ini....
Pekerjaan yang ku sukai...
Dan Nikmat Iman di dada....

Ya Allah....
Semua nya terasa Hampa......
Saat ku pulang  dari kerja...
Ku ucap salam.....
Akan tetapi tiada suara yang menyangkut untuk menjawab.....
Seakan dalam semua ini tak ada setitik bahagia.....

Ya Allah....
Berilah daku bahagia....
Berilah kesejukan dalam Hati ini....
Cukupkan Dengan Nukmat-Mu...
Dan karuniakan lah kepadaku Iman yang kokoh....

Ya Allah....
Jadikan Sepi ini sebagai tanda Kecintaan-Mu kepadaku....

Ya Allah....
Ku Tumpuk Cintaku hanya Kepada-Mu....

Ya Allah...
Pertemukanlah daku dengan Seseorang....
Yang akan mengisi hariku dan kesepian ini....
Dan yang akan menjadi Bidadariku Dunia dan Akhiratku.....

Seseorang yang indah aklaknya karenaMU semata...
Dia yang menyejukkan hati dan seluruh isi rumahku....

Ya Allah...
Daku tak menginginkan dia seseorang yang sempurna...
karena Daku tau,...
Hanya Engkaulah yang maha sempurna....
Daku hanya henginginkan ia cantik akhlaknya...
Mulia Budinya....
Manis tuturnya....
Penuh kasih sayang....
Dan ia mampu menjadi Guru dari anak-anakku kelak....

Aamiin....
Ya Rabb.....
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Gambar






















 

..:::Hati Pencari Cinta ILahi:::.. Blogger Templates Designed by Buat Sendiri | Karya Tangan Terampil. Hati Muhasabah Sang Ikhwan Lahir: 06-01-92. Featured on Karanganyar. © 2011